Menperin Senang Pakaian dan Kerajinan RI Bersaing

0
348
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Jakarta, NawacitaMenteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan di tengah-tengah persaingan usaha yang ketat, ternyata produk Indonesia seperti pakaian dan kerajinan mampu bersaing dengan produk-produk unggulan dari negara lain.

“Di tengah ketatnya persaingan global, beberapa produk Indonesia mampu kompetitif dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perdagangan dunia. Tentunya ini dapat membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat,” kata Airlangga dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (15/8/2017).

Kata Airlangga, keunggulan Indonesia yang telah dicapai, antara lain sebagai eksportir pakaian jadi terbesar ke-14 di dunia dan ke-3 di ASEAN dengan nilai ekspor mencapai US$7,1 miliar pada tahun 2016. Kemudian, untuk produk alas kaki, Indonesia berada pada peringkat ke-6 di dunia dengan market share sebesar 3,6% dan nilai ekspor mencapai US$4,5 miliar.

“Perhiasan juga menjadi salah satu andalan ekspor Indonesia karena mampu memberikan kontribusi senilai US%4,1 miliar terhadap devisa negara. Bahkan, nilai ekspor untuk produk kerajinan mencapai US$173 juta,” ungkap Airlangga.

Menurut politisi Partai Golkar ini, kinerja gemilang sektor manufaktur di dalam negeri didukung oleh beragam program strategis yang telah dijalankan oleh Kemenperin seperti peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangaan kualitas produk, standardisasi, serta fasilitasi mesin dan peralatan produksi.

“Untuk memacu kapasitas produksi, kami melakukan restrukturisasi serta pemberian mesin dan peralatan kepada para pelaku usaha,” ujarnya. Selain itu, Kemenperin juga mendorong agar industri dapat memanfaatkan berbagai fasilitas pembiayaan untuk memperkuat struktur modalnya.

“Yang tidak kalah penting adalah peningkatan akses pasar, di mana kami telah memiliki program e-Smart IKM serta memfasilitasi program promosi dan pameran,” ujar Airlangga.

ini.

LEAVE A REPLY