Hukuman PNS yang Nekat Bolos Usai Libur Panjang

0
308
ilustrasi
ilustrasi

Jakarta, Nawacita – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memastikan beragam sanksi sudah siap dikenakan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang nekat tidak masuk kerja usai libur panjang lebaran 2017.

Kementerian PANRB mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mulai masuk kerja pada 3 Juli 2017.

Imbauan tersebut dikarenakan para ASN telah mendapatkan libur yang cukup panjang dalam rangka liburan Hari Raya Lebaran 1438 H. Liburan pada momentum lebaran tahun ini cukup lama, yakni sampai 10 hari. Selain 5 hari cuti bersama, ASN juga mendapatkan 2 hari libur nasional dan 3 hari libur Sabtu-Minggu.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herwan Suryatman mengatakan, sanksi yang akan diterima para PNS sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS.

“Sesuai PP 53/2010 bagi PNS yang tidak masuk kerja selama 1-15 hari dikenakan sanksi hukuman disiplin ringan,” kata dia kepada detikFinance, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Dia menyebutkan, hukuman lain yang akan diterima PNS juga mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, sampai pernyataan tidak puas dari pimpinan atas kinerja PNS yang bersangkutan.

Namun, Herman menegaskan, ketidak hadiran PNS pada hari pertama hingga satu minggu usai libur panjang Lebaran akan dihitung secara akumulatif dalam satu tahun untuk ditentukan kategori sanksinya.

“Untuk yang tidak masuk kerja setelah lebaran tidak diatur khusus, tapi masuk dalam penilaian kinerja,” tegas dia.

Sumber: detik

LEAVE A REPLY