Polisi Bekuk Pelaku Penganiaya Anggota TNI di Kemayoran

0
418
Irjen Pol M Iriawan, Kapolda Metro Jaya
Irjen Pol M Iriawan, Kapolda Metro Jaya

Jakarta, Nawacita — Polisi membekuk empat orang pelaku penusukan anggota TNI Prajurit Dua Ananda Puji Santoso saat Sahur On The Road (SOTR) di belakang patung Ondel-ondel, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (17/6).

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengatakan keempat pelaku merupakan warga sipil.

“(Mereka) Melakukan, membantu sama-sama menganiaya di sana,” kata Iriawan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/6).

Menurut Iriawan keempat pelaku bukan anggota geng motor. Dia menyebut, mereka hanyalah sekelompok anak muda yang bergabung dengan anak muda lainnya saat SOTR.

“Itu biasa, kami larang sahur on the road. Begitu liburan anak sekolah makin banyak pemuda keluar malam-malam gabung dengan yang lain,” ujar Iriawan.

Selang beberapa jam setelah kejadian, sejumlah pria mengaku anggota TNI mendatangi lokasi penusukan dengan mengendarai sebuah mobil dan motor.

Mereka kemudian menyerudukkan mobil ke kerumunan pemuda yang tengah duduk di belakang patung ondel-ondel Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran. Selain menabrakkan kendaraannya, orang yang mengaku anggota TNI itu juga melakukan pengeroyokan.

Satu orang warga bernama bernama Abdul Kosim meninggal karena tertabrak mobil, sedangkan Adrian Dwi Nanda mengalami luka parah akibat pengeroyokan.

Terkait adanya anggota TNI yang menabrak warga, Iriawan enggan berkomentar. “Itu domainnya lain,” ujar Iriawan.

Sumber: cnn

LEAVE A REPLY