Perkuat Ideologi Pancasila Dengan Sosialisasi Empat Pilar

0
392

????????????????????????????????????

Ketua Fraksi Gerindra MPR RI Eddy Prabowo, MM. MBA berpendapat kondisi keindonesiaan saat ini sering terjadi gesekan sosial ditengah – tengah masyarakat. Faktor adanya gesekan social tersebut diantaranya kurangnya rasa persatuan Indonesia yang merupakan cermin dari sila ketiga. Karenanya masyarakat perlu untuk lebih memahami 4 Pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Tentunya sebagai masyakat Indonesia penting untuk memperdalam empat pilar kebangsaan,” Kata Eddy Prabowo, Minggu (18/06) di Lubuk Linggau disaat menyampaikan materi sosialisasi empat pilar kepada tokoh – tokoh masyarakat. Agenda sosialisasi empat pilar ini digelar dari hari minggu hingga hari selasa. 18 – 19 Juni 2017.

Politisi yang juga ketua komisi IV DPR RI ini menyampaikan, Pancasila adalah dasar negara. Artinya, segala sesuatu yang dilakukan oleh negara, tidak boleh lepas dari Pancasila. Negara dalam hal ini adalah penyelenggara negara. Sedang menginterpretasikan Pancasila adalah rakyat.

“Dasar-dasar ini yang harus dipahami sehingga Pancasila dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.  Karena, Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum. Apapun itu yang dilakukan oleh Pemerintah sebagai  haruslah sesuai dengan lima sila Pancasila.

Selanjutnya, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pilar kebangsaan kedua. UUD 1945 ini dibentuk berdasarkan Pancasila. “Maka pahamilah pancasila, dan dalam pembuatan Undang-undang pun tidak boleh lepas dari Pancasila,” jelasnya.

Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia sangatlah tepat. Karena, Pancasila ini mampu menjadi wadah dari dua kutub ideologi besar di dunia yaknia Ideologi Kapitalis dan Ideologi Sosialis. Terbukti, dua Ideologi ini ketika diterapkan dalam sebuah negara tidak mampu memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Jika wadah besar ini kuat, maka sebanyak apapun ideologi yang berkembang di Indonesia tidak ada maslah. “Kalau Ideologi Pancasila ini kuat, maka biarpun di dalamkany ditumbuhi ideologi lainnya tidak ada masalah. Karena memang sudah kuat,”pungkasnya. (ren)

LEAVE A REPLY