Pencegahan Persekusi Anak Dibawah Umur Tak Disarankan Bermain Medsos

0
396
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi

PURWAKARTA, Nawacita – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menilai, permasalahan fenomena persekusi bisa diatasi dengan beberapa tindakan pencegahan.

Salah satunya bagi orangtua diharapkan untuk tak terlalu membebaskan anak-anaknya yang masih di bawah umur untuk bermain jejaring media sosial.

“Salah satu untuk menghindari korban persekusi bisa dengan orangtua melarang anak di bawah umur bermain media sosial. Anak-anak dinilai belum matang dalam cara berpikir, apalagi masuk ke ranah hal-hal yang serius,” jelas Dedi kepada wartawan di kantornya, Senin (5/6/2017).

Sarana media sosial bagi anak di bawah umur bisa menjadi alat transaksi publik. Karena mental dan umurnya belum cukup masuk ke ranah serius, maka hal itu menjadi permasalahan besar bahkan sampai pidana.

“Ini harus kita cegah dan perlu diawasi oleh orang-orang dewasa di sekitarnya,” kata dia.

Langkah tersebut merupakan pencegahan awal sebelum gejala adanya permasalahan persekusi mencuat ke publik dan menjadi permasalahan besar. Sehingga korban persekusi tak akan muncul kembali dan membuat kondisi lingkungan yang aman dan nyaman.

“Sudah seharusnya masalah persekusi dicegah sejak dini, waktu ada gejala atau bahkan sebelum ada gejalanya. Hukum dalam hal ini tak boleh memandang siapa yang bersalah, semuanya di mata hukum berkedudukan sama,” tambah dia.

Tindakan persekusi marak terjadi di sejumlah wilayah di Jakarta. Yang terbaru korbannya merupakan seorang remaja berinisial M yang tinggal di Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Pelaku persekusi terhadap M telah diamankan dan saat ini telah berstatus tersangka.

Sumber: kompas

LEAVE A REPLY