Kapolri Menyebut Ada Dilema yang Dihadapi Polisi Saat Menangani Kasus

0
494
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Jakarta, Nawacita – Kapolri Jenderal Tito Karnvaian menyebut ada dilema yang dihadapi anggota kepolisian saat menangani suatu kasus. Banyak komentar muncul dari masyarakat ketika polisi menangani perkara hukum.

“Begitu kita melakukan rule of law, maka kembali ke penegak hukum, kita menghadapi dilematika, menghadapi tantangan-tantangan yang tidak semuanya mendukung rule of law itu,” cerita Tito di Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (5/6/2017).

Tito mengungkapkan selalu ada yang pro dan kontra dalam setiap kasus yang ditangani. Dalam beberapa waktu terakhir ini, Polri dianggap oleh sebagian pihak mengkriminalisasi ulama namun oleh pihak lain disebut tidak tegas.

“Kita tangani perkara hukum, ada yang pihak pro dan pihak yang kontra kalau kepentingannya dianggap terganggu. Nangkap yang ini dibilang kasus kriminalisasi ulama, padahal kasusnya pornografi. Kemudian tangani ini, dibilang polisi nggak tegas, kita hadapi ini sekarang,” ungkapnya.

Perdebatan mengenai itu pun menjadi ramai di media sosial. Tito bahkan mengaku capek saat disodori komentar-komentar yang ada di media sosial, yang saling menghujat dan menyalahkan satu sama lain.

“Media sosial yang dikirm ke saya, saya capek. Saya melihat sebentar saja sudah delete, delete saja lah, yang satu menghujat, yang satu menghujat juga. Yang dukung sedikit, yang satu menganggap polisi tidak tegas, ini kok dibiarkan bla bla bla. Yang ini ditindak, polisi mengkriminalisasi,” tutur Tito.

Bahkan Tito sering dikirim oleh anggotanya terkait foto dirinya yang diedit macam-macam. Namun Tito mengaku tak menghiraukannya. Dia berpendapat bahwa makin banyak difitnah, dirinya akan tergugurkan dari dosa.

“Anggota saya laporan. Dikirim ke saya, sudah capek saya lihat Tito Karnavian dikasih gambarnya telinga begini, hidungnya, hidungnya hidung babi. Sudah lah biar saja, makin banyak difitnah menurut ajaran yang saya anut, itu akan menggugurkan dosa-dosa saya dan itu saya sampaikan kepada teman-teman lain, dan kita serahkan kepada Allah Yang Maha Kuasa, mau dihujat itu risiko,” imbuhnya.

Sumber: detik

LEAVE A REPLY