Jangan Takut yang Rusak Pancasila, Kalian Harus di Depan

0
455
Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang

Jakarta,Nawacita– Indonesia sedang mengalami krisis kebangsaan. Bahkan, bangsa ini tengah diintervensi negara asing yang ingin merampok kekeyaan masyarakat Tanah Air.

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta (OSO) mengatakan, negara ini sedang mengalami krisis kebangsaan. Rasa kebangsaan, menurutnya, merupakan komitmen menjaga pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika alias Empat Pilar.

“Empat pilar adalah hasil Sumpah Pemuda. Rasa kebangsaan harus tertanam agar anak bangsa tidak terpengaruh gesekan, antara lain intervensi-intervensi, negara asing, dan negara yang telah dibayar, dibina untuk merusak bangsa Indonesia,” ujar OSO saat memberikan sosialisasi 4 Pilar MPR RI kepada Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Gedung LAN, Antang, Makassar, Jumat (5/5).

Wakil Ketua MPR RI yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPD itu menyebut generasi muda harus terus diberi kesadaran akan nasionalisme. Karena masa depan bangsa ada di tangan generasi muda. “Jangan takut menghadapi yang merusak pacasila, andalah kalian yang harus di depan, saya bangga sama kalian di tengah demo. Masih ada demo-demo di luar, tetapi kalian datang bersama-sama berdiskusi dan Allahuakbar. Itulah Islam yang benar, bermartabat, bermoral,” katanya.

Musyawarah hari ini, menurutnya, penting. OSO menyebut tidak mendengar KAMMI ikut serta dalam perbuatan tercela.

Oso juga menyebut negara Indonesia diintervensi negara asing yang ingin merampok kekayaan negeri. Terkait itu, menurutnya, Indonesia memiliki empat pilar yang membuat negara asing kesulitan.

“Akhirnya alat apa yang dipakai (negara asing, red), narkoba, banyak anak-anak kita, organisasi terlibat narkoba,” ujarnya.

Sumber : Republik

LEAVE A REPLY