Surat Sidak Dewan ke Rutan Ditarik, Ada Apa?

0
480
Kepala Rutan Sampang.

Sampang, NawacitaBerawal dari adanya pengaduan masyarakat terkait pelayanan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 2B Sampang, Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) dengan melakukan pemberitahuan awal mengirim surat kepada lembaga pemasyarakat tersebut. Namun, entah ada apa, surat yang dikirm pagi hari selang beberapa jam atau siang harinya surat tersebut dicabut oleh kesekretariatan dewan.

“Saya selaku ketua komisi 1 sangat kecewa dengan unsur pimpinan dewan yang menarik surat agenda inspeksi mendadak ke Rutan, karena sidak yang rencananya akan kami laksanakan Kamis kemarin, berkaitan dengan pengaduan masyarakat, tentang pelayanan rutan,” kata Aulia Rahman, Ketua Komisi 1 DPRD Sampang, Jum’at (5/5/2017).

Aulia juga menyayangkan penarikan surat agenda sidak itu. Dia menduga ada kongkalikong antar lembaga. “Apa alasannya surat itu ditarik? Rencana kami sidak atas dasar pengaduan masyarakat,” keluhnya.

Sementara, saat dikonfirmasi, Gatot Tri Raharjo, Kepala Rutan Sampang, membenarkan ada penarikan surat dari dewan, yang sebelumnya telah berada di meja kerjanya. “Rencanaya memang ada kunjungan dari dewan, tapi kemudian surat pemberitahuan itu dicabut, secara detainya kami kurang jelas,” tegasnya.

Tarik ulur surat rencana sidak ke Rutan ini, mendapat tangapan dari wakil ketua DPRD Sampang, Fauzan Adhima, bahkan pihaknya membenarkan jika surat yang telah dikirim dilakukan penarikan dengan alasan tanda tangan surat tersebut seharusnya atas nama pimpinan DPRD. “Menang kami minta untuk ditarik, karena suratnya sebelumnya saya yang menandatangi, padalah surat tersebut harus ditandatangani oleh pimpinan.

“Awalnya memang surat itu saya yang menandatangi, tapi karena ada pak ketua maka surat itu tak tarik, sebab sebelumnya saya kira pak ketua tidak ada tapi ada,” tandasnya.

Sumber: berita jatim

LEAVE A REPLY