Eko Putro Sanjoyo Sempat Tolak Jabatan Menteri

0
821

JAKARTA, nawacita – Tidak banyak yang kenal dan tahu sepak terjang Eko Putro Sanjoyo hingga kemudian ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri di reshuffle jilid II. Keberadaan Eko membuat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak kehilangan kursi di Kabinet Kerja. Dia akan menggantikan posisi rekannya Marwan Jafar sebagai Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Desa, dan Transmigrasi.

Sebelum terjun ke dunia politik, Eko sudah lama berkecimpung di dunia bisnis. Dia pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Sierad Produce sejak 23 September 2009 dan Presiden Direktur PT Humpuss.

Selain itu, dia juga menduduki jabatan sebagai Komisaris Independen di PT Central Proteina Prima. Sebelum menjadi menteri, namanya juga pernah termasuk dalam Tim Transisi bentukan Jokowi. Saat itu, tugasnya adalah meneliti jabatan kabinet selama proses peralihan jabatan dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Jokowi.

Wasekjen PKB Daniel Johan mengungkap sifat low profile seorang Eko Putro. Menurut dia, Eko sampai tadi malam masih menolak ditunjuk Presiden Jokowi jadi menteri di kabinet kerja.

“Mas Eko ini sosok yang sangat low profile, sebenarnya sudah diajukan sejak lama untuk jadi menteri oleh PKB tapi beliau selalu menolak. Bukan apa-apa, karena memang dia low profile. Belakangan ini saya komunikasi intens dengan beliau, dan sampai kemarin malam, dia masih menolak untuk jadi menteri di kabinet,” kata Daniel saat dihubungi merdeka.com, Rabu (27/7).

Daniel mengaku tak tahu alasan Eko akhirnya menerima dipinang Presiden Jokowi jadi menteri. Dia yakin hal itu terjadi hanya untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Mungkin ada pertimbangan sendiri, demi kepentingan bangsa dan negara yang pasti,” terang dia.

 

Sumber : merdeka.com

 

LEAVE A REPLY