Thursday, May 7, 2026

Kasus E-KTP, Jafar Hafsah Akui Terima Rp 1 Miliar dari Nazaruddin

Jakarta, nawacita – Mantan Ketua Fraksi Demokrat Mohammad Jafar Hafsah mengakui  menerima duit hampir Rp 1 miliar dari mantan Bendahara Fraksi Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.

“Nazaruddin pernah berikan dana kepada saya,” kata dia di Pengadilan Tipikor, Senin malam, 3 April 2017.

Jafar menuturkan uang itu untuk operasional ketua fraksi. Ia tidak mengetahui bahwa uang itu termasuk dari duit bancakan proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Dia mengaku tidak pernah meminta uang tersebut.

Jafar baru tahu uang lebih dari Rp 980 juta itu bagian dari duit panas proyek e-KTP setelah menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Awalnya ia tak tahu asal uang tersebut. Namun setelah berdialog dengan penyidik KPK, ia menyadari. “Setelah di KPK, itu adalah uang e-KTP, saya kembalikan,” kata dia.

Uang tersebut digunakan oleh Jafar untuk keperluan sebagai ketua fraksi. Misalnya kunjungan saat terjadi gempa bumi di Mentawai dan pembinaan anggota DPRD provinsi dan kabupaten. Dalam persidangan, jaksa menyinggung soal mobil yang dibeli oleh Jafar bermerek Land Cruiser.

Jafar membenarkan telah membeli mobil tersebut. Menurut dia, mobil itu dibeli dari hasil penjualan mobil Land Cruiser-nya yang lama ditambah uang yang ia miliki. Namun Jafar mengatakan lupa apakah uang yang tersebut termasuk pemberian dari Nazaruddin.

Sementara itu, ketika dikonfrontasi, Nazaruddin menyebutkan uang yang diberikan kepada Jafar untuk membeli mobil. “Untuk beli mobil Land Cruiser, atas permintaan Jafar,” kata dia.

sumber : tempo

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru