Pemkot Surabaya Hadirkan Wisata Rp733, Dongkrak Pariwisata saat HJKS ke-733
SURABAYA, Nawacita – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghadirkan program wisata murah dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Berkolaborasi dengan Bank Jatim, pemkot menawarkan tiket masuk destinasi wisata hanya Rp733 selama akhir pekan dan hari libur nasional sepanjang Mei 2026.
Program ini menyasar sejumlah destinasi unggulan, mulai dari THP Kenjeran, Museum 10 November, Wisata Perahu Kalimas, hingga Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar. Selain itu, terdapat pula program Surabaya Sightseeing and City Tour (SSCT) dengan konsep “traktiran” setiap hari Jumat yang menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Herry Purwadi, menegaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar promosi, tetapi juga strategi untuk menggerakkan ekonomi lokal.
“Momentum HJKS ke-733 kami manfaatkan untuk memperluas akses wisata bagi masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi di sektor pariwisata dan UMKM,” ujar Herry, dikutip Sabtu (2/5/2026).
Baca Juga: Sambut Hari Jadi Kota Surabaya ke-733, Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza 2026 Hadir Lebih Meriah
Ia menjelaskan, masyarakat dapat membeli tiket secara daring melalui laman resmi tiketwisata.surabaya.go.id, sehingga proses pemesanan menjadi lebih mudah dan transparan. Untuk destinasi tertentu seperti Kebun Raya Mangrove, pembelian juga dapat dilakukan langsung di lokasi dengan kuota terbatas.
Skema harga khusus Rp733 ini berlaku terbatas dengan kuota harian. Karena itu, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemesanan lebih awal agar tidak kehabisan tiket.
Khusus untuk Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar, tiket promo ditetapkan Rp733 bagi 25 pengunjung pertama setiap akhir pekan dan hari libur. Kebijakan ini sekaligus menjadi upaya memperkenalkan wisata edukasi lingkungan yang kini semakin diminati.
Tak hanya menawarkan harga terjangkau, Pemkot Surabaya juga menyiapkan pengalaman wisata yang beragam. Program SSCT tetap beroperasi dengan rute ikonik kota, memberikan alternatif wisata urban yang ekonomis bagi masyarakat.
Program ini diproyeksikan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara sepanjang Mei 2026. Dampak lanjutan diharapkan turut menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari pelaku kuliner hingga sektor transportasi.
“Dengan harga yang sangat terjangkau, rangkaian event HJKS, dan kolaborasi perbankan, Surabaya menegaskan diri sebagai destinasi wisata kota yang inklusif dan ramah di kantong,” pungkasnya.
Reporter : Rovallgio

