Senam Sehat Wai Tan Kung Tingkat Jatim Digelar di Taman Harmoni, Diikuti Ratusan Peserta
Pasuruan, Nawacita | Badan Penyelenggara Senam Sehat Indonesia Wai Tan Kung Kota Pasuruan menggelar kegiatan Senam Sehat Wai Tan Kung tingkat Jawa Timur di Taman Harmoni, Minggu pagi, 26 April 2026. Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah dan menjadi ajang olahraga sekaligus silaturahmi komunitas kesehatan.
Acara berlangsung sejak pagi dengan dihadiri peserta dari sejumlah wilayah di Jawa Timur, di antaranya Kota dan Kabupaten Pasuruan, Kediri, Malang, Madiun, Ngawi, hingga Sidoarjo. Panitia memperkirakan sekitar 900 peserta hadir mengikuti rangkaian senam yang digelar di ruang terbuka tersebut.
Kegiatan turut dihadiri Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Pasuruan, Mualif Arif, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga, unsur Kecamatan Panggungrejo, serta Lurah Pekuncen.
Baca Juga: Pelanggaran Disiplin ASN di Panggungrejo Masih dalam Proses, Sejumlah Pihak Beri Penjelasan
Ketua KORMI Kota Pasuruan, Mualif Arif, mengatakan kegiatan olahraga masyarakat seperti Wai Tan Kung memiliki nilai positif karena tidak hanya berfokus pada kebugaran fisik, tetapi juga memperkuat interaksi sosial antar komunitas.
“Olahraga rekreasi seperti ini menjadi sarana menjaga kesehatan sekaligus mempererat hubungan antar peserta dari berbagai daerah,” katanya. Senin 27 April 2026.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sebagai bagian dari upaya mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat.
Di sisi lain, peserta yang hadir menilai kegiatan tersebut menjadi ruang berkumpul yang positif, terutama bagi kalangan usia lanjut yang membutuhkan aktivitas fisik ringan. Beberapa peserta mengaku mengikuti senam Wai Tan Kung karena gerakannya dianggap mudah diikuti dan tidak terlalu membebani tubuh.
Ketua Bara Provinsi Jawa Timur, Sukardi, menjelaskan bahwa Wai Tan Kung merupakan olahraga yang menggabungkan gerakan relaksasi tubuh dengan prinsip kelenturan otot dan stimulasi titik tertentu.
Baca Juga: Distribusi LPG 3 Kg di Kota Pasuruan Berangsur Normal, Hiswana Migas Imbau Warga Tetap Tenang
“Gerakan dilakukan bertahap, mulai pemanasan hingga pendinginan. Fokusnya pada kelenturan tubuh dan menjaga kebugaran,” ujarnya.
Meski demikian, sejumlah tenaga kesehatan mengingatkan bahwa manfaat olahraga dapat berbeda pada setiap individu. Aktivitas fisik tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing peserta, terutama bagi kelompok usia lanjut.
Penyelenggara berharap kegiatan tersebut dapat memperluas minat masyarakat terhadap olahraga rekreasi yang mudah dilakukan dan dapat diikuti lintas usia. Selain aspek kesehatan, kegiatan itu juga dinilai menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat komunitas di berbagai daerah.
Penulis : Rahmat

