Monday, April 27, 2026

Kejurkot IPSI Kota Pasuruan 2026 Resmi Ditutup, Kuntu Mancilan Borong Dua Gelar Juara Umum

Kejurkot IPSI Kota Pasuruan 2026 Resmi Ditutup, Kuntu Mancilan Borong Dua Gelar Juara Umum

Pasuruan, Nawacita Kejuaraan Kota (Kejurkot) IPSI Kota Pasuruan 2026 resmi ditutup pada Minggu malam, 26 April 2026. Penutupan ajang tahunan tersebut menandai berakhirnya persaingan ratusan atlet pencak silat dari berbagai perguruan yang bertanding selama beberapa hari terakhir.

Perguruan Kuntu Mancilan tampil sebagai kekuatan dominan dengan merebut dua gelar juara umum sekaligus, yakni pada kategori pemasalan dan kategori prestasi. Hasil tersebut mempertegas posisi Kuntu Mancilan sebagai salah satu perguruan dengan pembinaan atlet paling konsisten di Kota Pasuruan.

Pada kategori pemasalan, Kuntu Mancilan menempati posisi juara umum I, disusul Tapak Suci sebagai juara umum II dan Ciung Elang di peringkat III. Dominasi serupa berlanjut di kategori prestasi, ketika Kuntu Mancilan kembali menjadi juara umum I, mengungguli Pencak Organisasi dan PSHT.

Ketua IPSI Kota Pasuruan, Farid Misbah, mengatakan kualitas kompetisi tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Menurut dia, persaingan antaratlet berlangsung lebih ketat dengan kemampuan teknik dan mental bertanding yang semakin berkembang.

Baca Juga: Besarnya SILPA Kota Pasuruan Disorot, Aktivis Minta Evaluasi Penyerapan Anggaran

“Persaingan tahun ini lebih kompetitif. Banyak atlet menunjukkan perkembangan, baik dari sisi teknik maupun kesiapan mental saat bertanding,” ujar Farid.

Data panitia mencatat Kuntu Mancilan mendominasi kategori pemasalan dengan raihan 72 medali emas, 31 perak, dan 30 perunggu. Tapak Suci mengumpulkan 13 emas, sedangkan Ciung Elang meraih 9 emas. Sementara di kategori prestasi, Kuntu Mancilan unggul lewat perolehan 9 medali emas.

Ketua panitia Kejurkot, Baha’uddin, menyebut pertandingan berlangsung ketat hingga babak final di sejumlah kelas. Menurut dia, banyak laga ditentukan oleh selisih poin tipis, mencerminkan meningkatnya kualitas atlet dari berbagai perguruan.

“Kualitas kompetisi meningkat. Intensitas pertandingan tinggi dan hasil akhir di beberapa kelas berlangsung sangat kompetitif,” katanya.

Kejurkot IPSI Kota Pasuruan 2026 diikuti 424 atlet dari 17 perguruan silat. Tingginya jumlah peserta dinilai menjadi indikator tumbuhnya minat generasi muda terhadap pencak silat sekaligus keberhasilan pembinaan di tingkat perguruan.

Pelatih PSHT, Akhmad Masukhin, mengakui keunggulan lawan namun tetap mengapresiasi capaian timnya yang berhasil finis di posisi tiga besar kategori prestasi. Ia memastikan evaluasi akan dilakukan sebagai persiapan menghadapi kejuaraan berikutnya.

“Kami tetap bersyukur bisa berada di tiga besar. Ke depan, pembenahan strategi dan peningkatan kondisi fisik atlet menjadi fokus utama,” ujarnya.

Baca Juga: Audiensi MBG di DPRD Pasuruan, Forum Suropati Kutho Kecewa Satgas Tak Hadir

Sementara itu, atlet PSHT, Muhammad Bintang Irwansyah, menilai pengalaman bertanding dalam Kejurkot menjadi bekal penting untuk meningkatkan kemampuan. Ia merasakan langsung tingginya persaingan antarperguruan selama kompetisi berlangsung.

“Setiap pertandingan memberikan pengalaman dan pelajaran. Ini menjadi motivasi agar bisa tampil lebih baik pada kejuaraan berikutnya,” katanya.

IPSI Kota Pasuruan memastikan atlet-atlet berprestasi dari Kejurkot 2026 akan diproyeksikan mengikuti kejuaraan tingkat provinsi melalui program pembinaan lanjutan. Ajang tersebut sekaligus menjadi gambaran peta persaingan pencak silat di Kota Pasuruan yang semakin kompetitif.

Penulis : Rahmat 

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Terbaru