Wednesday, April 1, 2026

Perkuat Sinergitas 2026, Kemendukbangga/BKKBN Jatim Fokus pada Quick Wins dan Disiplin ASN

Perkuat Sinergitas 2026, Kemendukbangga/BKKBN Jatim Fokus pada Quick Wins dan Disiplin ASN

Surabaya, Nawacita.co – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan strategis bertajuk “Peningkatan Sinergitas dan Pembinaan Pegawai serta Dukungan Aktif Mitra Kerja Strategis Tahun 2026” pada Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus menyelaraskan langkah kerja di bawah naungan kementerian baru, Kemendukbangga, dalam menghadapi tantangan pembangunan keluarga dan kependudukan di tahun 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Sukamto, SE., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam menyukseskan berbagai program prioritas nasional. Ia yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Kerja Pengembangan Kompetensi SDM dan Jabatan Fungsional Bangga Kencana menekankan pentingnya peran seluruh pemangku kepentingan.

“Sinergitas bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata lintas sektor agar seluruh program dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.

Pada tahun 2026, BKKBN Jawa Timur memfokuskan pelaksanaan sejumlah program Quick Wins yang menjadi prioritas, antara lain TAMASYA (Bina Keluarga Balita dan pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan), SIDAYA (Bina Keluarga Lansia), GENTING (Gerakan Terpadu Penurunan Stunting), serta Gerakan Ayah Teladan Indonesia yang mendorong peningkatan peran ayah dalam pengasuhan keluarga.

Baca Juga: Perkuat Ketahanan Keluarga, Kemendukbangga/BKKBN Jatim Sediakan 250 Kuota Mudik Gratis

Sukamto menambahkan bahwa seluruh target kinerja tersebut telah dituangkan dalam Perjanjian Kinerja sejak 2 Januari 2026. Pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan, khususnya dalam penyediaan alat kontrasepsi (Alokon), peningkatan program KB Pasca Persalinan (KBPP), serta optimalisasi Kampung KB sebagai pusat intervensi berbasis masyarakat.

Dari sisi sumber daya, BKKBN Jawa Timur saat ini didukung oleh 138 pegawai internal dan 1.348 Petugas Keluarga Berencana (PKB/P3K). Namun demikian, tantangan masih cukup besar dengan rasio pendampingan yang mencapai 1 banding 6, di mana satu petugas harus melayani hingga enam desa atau kelurahan.

Selain itu, BKKBN Jawa Timur juga melaporkan perkembangan kolaborasi dengan Badan Gizi Nasional dalam program distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG-3B). Hingga saat ini, sebanyak 1.037 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah aktif beroperasi di berbagai wilayah Jawa Timur dengan melibatkan ribuan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Di sisi internal, pembinaan pegawai menjadi perhatian serius. Berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025, BKKBN Jawa Timur meraih predikat “Baik” dengan nilai 87,88. Meski demikian, indeks kedisiplinan yang berada di angka 50,87 menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki.

Baca Juga: BKKBN Jatim Hadirkan Layanan Gratis bagi Pemudik di Rest Area Gresik

Menanggapi hal tersebut, Sukamto memberikan penegasan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan disiplin serta menjaga integritas.

“Kami mengingatkan seluruh ASN agar menjauhi berbagai fenomena negatif seperti judi online, pinjaman online ilegal, dan kecanduan game online. Hal-hal tersebut dapat merusak integritas, kinerja, bahkan masa depan organisasi,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Perwakilan BKKBN Jawa Timur, para Ketua Tim Kerja, pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta mitra kerja strategis dari unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Gubeng.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas kinerja, serta mendukung penuh keberhasilan program pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting di Jawa Timur.

Reporter: Deni

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru