Wednesday, May 6, 2026

Tim DVI Sebut Proses Identifikasi Korban Ponpes Ambruk Masuk Fase Tersulit

Surabaya, Nawacita.co – Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol M Khusnan menyebut bahwa jenazah korban Ponpes Sidoarjo ambruk yang belum teridentifikasi kini tersisa 14 kantong jenazah.

“Sampel-sampel yang tersisa ini kondisinya sudah kurang baik. Artinya, proses pengambilan DNA memerlukan waktu lebih lama karena kadar DNA-nya rendah,” ungkap Khusnan di RS Bhayangkara Surabaya, Jumat (10/10/2025).

Khusnan menyatakan bahwa proses identifikasi kini memasuki fase yang lebih rumit, di mana metode identifikasi bergeser dari gigi dan medis ke analisis DNA. Hal ini menyebabkan hasil identifikasi tidak bisa keluar secepat sebelumnya.

Baca Juga: Jumlah Jenazah Ponpes Ambruk yang Teridentifikasi Kini Jadi 50

Sementara Asistensi dari Pusdokkes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidajati menambahkan bahwa pihaknya tidak berani memastikan total jumlah korban sampai seluruh proses selesai.

“Dari 67 kantong jenazah, yang dilaporkan hilang sebenarnya 63 orang. Jadi, kami masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah ada identitas baru dari body part yang ditemukan,” ungkapnya.

Kini, total 50 korban telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, proses pemeriksaan DNA terhadap sisa 14 kantong jenazah masih terus dilakukan di laboratorium DVI Polda Jatim.

Reporter : Alus Tri

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru