Wednesday, May 6, 2026

Google Doodle Tampilkan Donald Pandiangan, Atlet Pemanah yang Dijuluki Robin Hood Indonesia

Google Doodle Tampilkan Donald Pandiangan, Atlet Pemanah yang Dijuluki Robin Hood Indonesia

Jakarta, Nawacita | Hari ini Google Doodle tampilkan Donald Pandiangan dengan salah satu gambarnya menampilkan olah raga panah. Lalu siapa sosok yang jadi Google Doodle hari ini?

Dalam keterangannya, Google menuliskan Donald merupakan pemanah tanah air. Dia memiliki julukan Robin Hood of Indonesia. Donald yang bercita-cita sebagai insinyur pernah beekrja di perusahaan transportasi. Di sanalah, Google mencatat sang Robin Hood menerima hadiah set panahan.

Profil Donald Pandiangan

Lahir pada 12 Desember 1945, tepat hari ini adalah hari ulang tahun dari sosok ini. Memiliki nama lengkap Donald Djatunas Pandiangan, ia merupakan putra asli Sidikalang, Sumatera, Indonesia. Namanya mencuat berkat kontribusinya yang besar untuk cabang olahraga panahan di Indonesia.

Donald Pandiangan
Donald Pandiangan

Keahliannya dalam bidang panahan membuatnya memperoleh gelar Robin Hood Indonesia oleh penggemar olahraga panahan di tanah air. Jelas, gelar ini diberikan karena akurasi dan kemampuannya dalam memanah yang impresif.

Donald Pandiangan sendiri pernah mengikuti beberapa kejuaraan panahan dan berhasil menyabet gelar juara. Misalnya, pada Kejuaraan Panahan Negara Bagian New York di Green tahun 1978, kemudian Kejuaraan Panahan SIngapore Air Force Sport Association tahun 1978, dan Kejuaraan Panahan Asia Pertama di Calcutta, India, tahun 1980.

Di tahun 1980, ia berambisi untuk berangkat ke Olimpiade Moskow dan memburu medali emas. Namun, langkahnya tidak dapat dilanjutkan karena Indonesia, kala itu, menjadi salah satu negara yang memboikot pelaksanaan Olimpiade akibat dari invasi Rusia ke Afghanistan.

Baca Juga: Google Doodle Rayakan Hari Angklung Sedunia, Begini Sejarahnya

Kejuaraan terakhir yang diikutinya adalah Pekan Olahraga Nasional tahun 1987, sebelum kemudian memutuskan menggantung panah. Namun, aktivitasnya dilanjutkan dengan menjadi pelatih panahan, dan berhasil membawa pulang medali perak dari Olimpiade Seoul.

Pada tahun 2008, dunia panahan Indonesia harus kehilangan sosoknya yang menginspirasi. Tepatnya 20 Agustus 2008, Donald Djatunas Pandiangan, meninggal dunia di Rumah Sakit Cikini Jakarta karena serangan stroke.

Torehan prestasi serta kontribusinya tentu tidak akan dilupakan sepanjang masa oleh masyarakat Indonesia. sra

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru