Meski Ibadah Sunah, Namun Tata Cara Sholat Idul Adha tidak sembarangan. Termasuk anjuran untuk makan.
Nawacita – Tata Cara Sholat Idul Adha merupakan salah satu ibadah Sunnah yang banyak diikuti umat seluruh dunia. Setelah Ibadah Sholat Idul Fitri. Meski hukumnya sunah, namun mayoritas ulama berpendapat bahwa mengerjakan salat Iduladha sangat dianjurkan bagi seluruh umat muslim.
Bagi umat muslim, memang dianjurkan sebelum Sholat Idul Adha untuk tidak makan dulu. Berbeda dengan Sebelum sholat Idul Fitri, kita dianjurkan untuk makan terlebih dahulu karena usai menjalani ibadah puasa ramadhan 30 hari sebelum Hari Raya.
Hal tersebu diterangkan dalam Hadist riwayat Al Mughni tersebut berbunyi, “Imam Ahmad berkata: “Saat Idul Adha dianjurkan tidak makan hingga kembali dan memakan hasil sembelihan qurban. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam makan dari hasil sembelihan qurbannya. Jika seseorang tidak memiliki qurban (tidak berqurban), maka tidak masalah jika ia makan terlebih dahulu sebelum shalat ‘ied.”
Baca Juga : Harga Hewan Kurban Idul Adha 2022
Sedangkan untuk Sholat Idul Adha, dikutip dari NU Online pada Kamis (7/7/2022), ada beberapa perbedaan teknis antara Sholat Idul Adha dengan Sholat lainnya. Dimana Niat dan anjuran takbir juga berbeda. Waktunya setelah matahari terbit hingga masuk waktu Dzuhur.
Berikut tata cara salat lengkap dengan bacaan doa yang perlu dibaca saat melaksanakan salat Idul adha.
Tata Cara Salat Idul adha
1. Hal utama salat Idul adha adalah harus didahului niat yang jika dilafalkan akan berbunyi
“ushallî sunnatan li ‘îdil adlhâ rak’taini” kalau dilaksanakan sendirian.
Ditambah “imâman” kalau menjadi imam, dan “makmûman” kalau menjadi makmum.
Artinya: “Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

2. Takbiratul ihram sebagaimana salat biasa.
Setelah membaca doa iftitah, takbir lagi hingga tujuh kali untuk rakaat pertama. Di antara takbir-takbir itu dianjurkan membaca:
Subhaanallaahi walhamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.”
3. Membaca surah Al Fatihah, diteruskan membaca surah dari Alquran. Disarankan membaca Surat Qaf dan surat Al-A’la.
Berlanjut ke ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.
4. Kemudian, dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, takbir lagi sebanyak lima kali seraya mengangkat tangan dan melafalkan “allâhu akbar” seperti sebelumnya.
Di antara takbir-takbir itu, lafalkan kembali bacaan sebagaimana dijelaskan pada poin kedua.
Usai membaca Surat al-Fatihah, pada rakaat kedua ini dianjurkan membaca Surat al-Ghâsyiyah. Berlanjut ke ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.
5. Setelah salam, jamaah tak disarankan buru-buru pulang, melainkan mendengarkan khutbah idul adha terlebih dahulu hingga rampung. Kecuali bila shalat id ditunaikan tidak secara berjamaah.
Doa Setelah salat Iduladha
Membaca doa setelah salat Ied ini dianjurkan untuk memohon perlindungan dari Allah SWT.
Berikut doa setelah sholat Idul Adha latin dan artinya:
Allohumma innaka qulta wa qawlukal haqqu, Inna rohmatallaahi qoriibum minal muhsiniin. Fa inkuntu minal muhsiniina farhamnii, wa illam akum minal muhsiniina faqod qulta; Wa kaana bil mu’miniina rohiimaa, farhamnii. Wa illam akun minal mu’miniina fa anta ahlut taqwaa wa ahlul maghfiroh, faghfirlii. Wa illam akun mustahiiqon lisyai-in min dzaalika fa ana shoohibu mushiibatin wa qod qulta; Alladziina idzaa ashoobathum mushiibatun qooluu innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun. Ulaa-ika ‘alihim sholawaatun min robbihim wa rohmah, wa ulaa-ika humul muhtaduun, allohumma farhamnii.
Artinya:
“ Ya Allah, sungguh Engkau telah berfirman dan firman-Mu benar; Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik. Jika aku termasuk orang yang berbuat baik, maka rahmatilah aku. Jika aku bukan termasuk orang yang berbuat baik, maka Engkau telah berfirman; Dia Maha Penyayang kepada orang-orang beriman. Jika aku tidak termasuk orang yang beriman, maka Engkau adalah Dzat Yang Maha Pengampun, karena itu ampunilah aku.”
Hal Sunah Sesudah dan Sebelum Sholat Idul Adha
Saat melaksanakan salat Idul Adha, ada sejumlah hal yang disunahkan untuk dikerjakan agar menambah pahala ibadah.
Berikut adalah delapan kegiatan sunah yang dianjurkan:
1. Mandi dengan bersih sambil membaca niat.
“Nawaitul ghusla liyaumi ‘iidil Adha sumbatan Lillahi Ta’aalaa“
Artinya:
“ Saya niat mandi pada hari Raya Idul Adha sunnah karena Allah Ta’ala.”
2. Mengenakan pakaian yang baik dan sedikit wewangian
3. Mengajak seluruh anggota keluarga untuk bersama-sama mengerjakan salat Idul Adha
4. Melafalkan takbir sepanjang perjalanan menuju tempat salat dengan lafal sebagai berikut:
Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar, laa ilaaha ilallah huwallahuakbar, Allahu akbar walilaahilham
5. Disunahkan untuk berjalan kaki menuju tempat salat. Gunakan kendaraan jika keadaan mendesak seperti jarak yang jauh atau kondisi kesehatan tertentu
6. Disunahkan untuk melewati jalan yang berbeda pada saat berangkat dan pulang dari tempat salat.
7. Dianjurkan untuk mengerjakan salat Idul Adha di tanah lapang
8. Dianjurkan untuk menyegerakan pelaksanaan salat Idul Adha, agar tersedia lebih banyak waktu untuk prosesi penyembelihan dan pembagian hewan kurban.
Itu dia tata cara dan bacaan doa yang bisa Anda praktikkan saat salat Idul Adha nanti. bisnis

