Lantik Tiga Aktivis Sebagai Direktur BUMD, Bupati: Direksi Baru Bekerja Profesional
Jember, Nawacita.co – Perumda Perkebunan Kahyangan Jember memiliki wajah baru yang menjadi momentum penguatan peran badan usaha milik daerah (BUMD) dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Perumda Perkebunan Kahyangan memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di kawasan perkebunan yang selama ini identik dengan wilayah kantong kemiskinan.
Menurutnya, keberadaan Perumda Kahyangan tidak hanya dituntut menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga harus mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Perumda Perkebunan Kahyangan merupakan salah satu BUMD yang diandalkan Pemerintah Kabupaten Jember,” kata Bupati.
Menurut bupati peran Perumda Perkebunan Kahyangan tidak hanya berkaitan dengan PAD, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya.
Bupati menilai latar belakang direksi baru yang berasal dari kalangan aktivis diharapkan mampu membawa perubahan positif di tubuh perusahaan daerah.
Baca Juga: Upaya Tingkatkan Budaya Membaca Kalangan Pelajar Dispusip Jember Laksanakan Perpus Keliling
“Maka dari itu pentingnya keterbukaan, inovasi, serta budaya kerja berbasis data dalam menjalankan perusahaan,” ucap bupati.
Kendati demikian direksi baru harus mampu bekerja profesional, terbuka terhadap kritik, berpikir inovatif, dan membuktikan kinerja melalui data serta capaian yang terukur,” pintanya.
Bupati menjelaskan selain pembenahan internal perusahaan, Pemerintah Kabupaten Jember saat ini juga tengah menyiapkan revisi Peraturan Daerah tentang BUMD.
“Langkah itu diharapkan mampu membuka peluang pengembangan usaha baru bagi Perumda Kahyangan agar tidak hanya bergantung pada komoditas perkebunan tradisional,” tegasnya, 14/05/2026.
Bupati mengatakan peluang usaha baru dapat dikembangkan melalui dukungan terhadap program pemerintah pusat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Perusahaan daerah harus mampu berkontribusi lebih luas terhadap pembangunan daerah maupun nasional,” harapnya.
Dijelaskan Gogot Cahyo Baskoro, komitmennya untuk membangun perusahaan yang sehat, bersih, dan memiliki daya saing.
Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi dan Pengawasan KDMP, Diskopumdag Jember Gelar Bimtek Lanjutan
Menurutnya salah satu tantangan utama perusahaan saat ini adalah penguatan tata kelola dan keterbukaan manajemen guna meningkatkan kepercayaan publik, karyawan, serta mitra usaha,” jelasnya usai dilantik Direktur Utama Perumda Perkebunan Kahyangan.
” Maka dari itu kami berkomitmen menerapkan prinsip Good Clean Corporate melalui transparansi, akuntabilitas, independensi, tanggung jawab, dan antikorupsi,” terangnya.
Kedepan Perumda Kahyangan akan mendorong diversifikasi usaha melalui pengembangan produk kopi specialty, optimalisasi aset perusahaan, hingga pengembangan sektor wisata berbasis perkebunan.
“Dan beberapa potensi wisata yang akan dikembangkan antara lain kawasan Wisata Boma dan Rimba Camp di Gunung Pasang, Kampung Belgia di Sumberwadung, serta akses menuju Air Terjun Tancak melalui kerja sama dengan Perhutani,” ungkapnya.
Gogot menambahkan Direksi baru membuka peluang pemanfaatan lahan tidur perkebunan untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekitar, termasuk pengembangan pakan ternak dan pemberdayaan ekonomi warga di wilayah perkebunan, “pungkasnya. (ADV)










