Sunday, May 10, 2026
Home ADVETORIAL Tingkatkan Kompetensi dan Pengawasan KDMP, Diskopumdag Jember Gelar Bimtek Lanjutan

Tingkatkan Kompetensi dan Pengawasan KDMP, Diskopumdag Jember Gelar Bimtek Lanjutan

0
745
Diskopumdag Jember Gelar Bimtek Lanjutan
Dokumentasi saat Bimtek Diskopumdag Jember/Mujianto nawacita.

Tingkatkan Kompetensi dan Pengawasan KDMP, Diskopumdag Jember Gelar Bimtek Lanjutan

JEMBER, Nawacita – Upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas pengurus dan pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2026 Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) akuntansi lanjutan.

Bimtek digelar agar seluruh pengurus KDMP mampu mengelola organisasi secara profesional dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas sesuai jati diri koperasi.

Bimtek diikuti 248 peserta yang berasal dari masing-masing desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Jember.

“Untuk mendukung efektivitas pembelajaran, kegiatan dibagi menjadi lima angkatan, dengan masing-masing angkatan mengikuti pelatihan selama dua hari,” ucap dr. Wiwik Supartiwi, M.KesSekretaris  Diskopumdag 06/05/2026.

Pelaksanaan di buka pada Rabu, 06 Mei 2026, di Aula PLUT KUMKM Jember. Hadir sebagai narasumber, Yusuf Sofyan, S.E., M.Si. dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) PT Nay Nau Jasa Utama, Malang.

Baca Juga: Dispusip Jember Laksanakan Korve Sebagai Tindak Lanjut SE Bupati 2026

“Pentingnya penguasaan akuntansi lanjutan bagi pengurus koperasi, terutama dalam penyusunan laporan keuangan yang sistematis, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ditambahkan dr. Wiwik Supartiwi, M.Kes. bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi, tetapi juga menjadi sarana monitoring dan evaluasi terhadap kesiapan pengurus KDKMP.

“Melalui kegiatan ini, kami dapat memantau sejauh mana kesiapan pengurus dalam mengelola koperasi secara profesional,”terangnya.

Dia menambahkan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat serta meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Oleh karena itu, lanjut dr Wiwik peningkatan kompetensi pengurus koperasi perlu selaras dengan arah kebijakan dan program pemerintah,”ungkapnya.

dr Wiwik menjelaskan hari pertama pelaksanaan bimtek ini diikuti peserta dari tujuh kecamatan, yakni Jombang, Gumukmas, Kaliwates, Rambipuji, Panti, Ajung, dan Mumbulsari, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang.

“Harapan kami para pengurus dan pengawas koperasi mampu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan tata kelola organisasi , maka dengan demikian, koperasi diharapkan dapat berkembang secara sehat, mandiri, dan berkontribusi nyata dalam penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan, “pungkasnya. (ADV)