Meta Uji Coba Fitur Berbayar WhatsApp Plus, Ini Keunggulannya
Jakarta, Nawacita | Meta tampaknya makin serius mencari celah pendapatan baru dari basis penggunanya yang masif. Setelah menguji coba layanan berbayar di Facebook dan Instagram, kini giliran WhatsApp yang disebut siap merilis skema berlangganan berbayar bernama WhatsApp Plus.
Berdasarkan laporan terbaru dari WABetaInfo, deretan fitur premium yang terikat dengan paket langganan WhatsApp Plus ini sudah mulai muncul bagi sebagian pengguna pada pembaruan aplikasi versi beta Android terbaru.
Meski begitu, pengguna setia WhatsApp tidak perlu panik. Kehadiran layanan berbayar ini dipastikan sama sekali tidak akan mengganggu atau membatasi pengalaman inti aplikasi. Fitur pengiriman pesan, panggilan suara dan video, hingga keamanan enkripsi end-to-end akan tetap gratis seperti biasa.
WhatsApp Plus murni ditujukan sebagai opsi tambahan bagi pengguna kelas berat yang menginginkan kustomisasi estetika lebih dalam dan manajemen percakapan yang lebih rapi.
Baca Juga: WhatsApp Mulai Uji Coba Fitur Username, Chat Tanpa Nomor Telepon
Berikut adalah deretan fitur eksklusif yang ditawarkan oleh langganan WhatsApp Plus:
- Ganti Tema Aplikasi: Pengguna bisa mengubah warna dominan aplikasi dengan 18 pilihan warna baru, mulai dari Vibrant Blue, Charcoal Grey, hingga Fuchsia Pink.
- Ikon Aplikasi Kustom: Tersedia 14 pilihan desain ikon aplikasi baru, mulai dari gaya minimalis pastel hingga tema nebula kosmik dan tekstur tanah liat.
- Sematkan (Pin) 20 Obrolan: Jika versi gratis hanya bisa menyematkan 3 obrolan di atas, pelanggan Plus bisa memaku hingga 20 obrolan sekaligus.
- Stiker Premium: Akses ke paket stiker eksklusif dengan efek animasi yang bisa memenuhi seluruh layar obrolan.
- Nada Dering Premium: Tersedia 10 nada dering panggilan eksklusif untuk membedakannya dengan notifikasi biasa.
- Peningkatan Manajemen Chat Lists: Memungkinkan pengguna untuk menerapkan pengaturan tema dan nada dering secara massal ke semua obrolan yang tergabung dalam satu daftar grup.
Bicara soal harga, model langganan bulanan ini tampaknya akan dipatok dengan biaya yang cukup terjangkau. Berdasarkan tangkapan layar antarmuka pengguna di Eropa, biayanya tercantum sebesar EUR 2,49 (sekitar Rp 43 ribu) per bulan. Sementara estimasi harga di beberapa wilayah lain berkisar di angka USD 2,99 per bulannya.
Saat ini, WhatsApp Plus masih dalam tahap uji coba terbatas untuk pengguna Android guna mengumpulkan feedback. Jika evaluasi berjalan mulus, layanan langganan dengan perpanjangan otomatis ini dipastikan bakal dirilis secara lebih luas untuk platform iOS, Mac, dan perangkat lainnya, demikian dikutip detikINET dari 9to5Mac, Senin (27/4/2026). dtk

