Wajah Baru Permukiman Pasuruan: Proyek Infrastruktur Dimulai Agustus, Warga Soroti Pengawasan
Pasuruan, Nawacita — Pemerintah Kota Pasuruan bersiap memulai sejumlah proyek peningkatan infrastruktur permukiman pada Agustus 2026. Program ini mencakup perbaikan jalan paving, pembangunan drainase, hingga pemasangan lampu penerangan jalan (PJL) di sejumlah wilayah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pasuruan, Akung, menyatakan bahwa proses persiapan kini memasuki tahap akhir. Ia menegaskan, pemerintah mengedepankan transparansi dengan melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan.
“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada RT dan RW yang didampingi lurah di masing-masing wilayah. Harapannya masyarakat bisa mengetahui sekaligus ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan,” ujar Akung. Jumat 12 Juni 2026.
Sebagai bagian dari tahapan tersebut, Dinas Perkim menggelar sosialisasi Detailed Engineering Design (DED) di tingkat kecamatan. Pada Rabu, 10 Juni 2026, sosialisasi dilaksanakan di Kecamatan Bugul Kidul yang melibatkan sejumlah kelurahan, di antaranya Bakalan, Blandongan, Bugul Kidul, Kepel, dan Tapa’an.
Baca Juga: Lomba Polisi Cilik Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80 di Pasuruan, Ini Daftar Juaranya
Kegiatan serupa berlanjut pada Kamis, 11 Juni 2026, di Kecamatan Purworejo dengan melibatkan kelurahan Purutrejo, Pohjentrek, Kebonagung, Sekargadung, dan Tembokrejo. Dalam forum tersebut, pemerintah bersama pihak konsultan memaparkan rencana teknis pekerjaan yang akan dilaksanakan di masing-masing wilayah.
Pemaparan mencakup peningkatan kualitas jalan lingkungan, perbaikan sistem drainase, serta pemasangan penerangan jalan yang selama ini menjadi kebutuhan warga.
Meski demikian, sejumlah warga berharap pelaksanaan proyek tidak hanya fokus pada perencanaan, tetapi juga kualitas hasil di lapangan.
“Kalau bisa pengerjaannya jangan asal jadi. Selama ini masalah utama di kampung kami itu genangan air. Jadi kami berharap drainasenya benar-benar diperbaiki,” ujar Suyono, warga Purworejo.
Sementara itu, Rina, warga Bugul Kidul, menilai pemasangan lampu jalan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keamanan lingkungan. “Masih ada beberapa titik yang gelap saat malam. Harapannya setelah dipasang lampu, warga jadi lebih nyaman,” katanya.
Warga juga menekankan pentingnya pengawasan selama proses pengerjaan berlangsung agar hasil pembangunan sesuai dengan rencana.
Program ini dinilai sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan dasar permukiman, mulai dari akses jalan hingga sistem drainase yang kerap memicu genangan saat musim hujan.
Dengan target pengerjaan dimulai Agustus mendatang, masyarakat kini menanti realisasi proyek tersebut agar benar-benar membawa perubahan nyata bagi kualitas lingkungan permukiman di Kota Pasuruan.
Penulis : Rahmat


