Kapal Katamaran Penangkap Sampah Karya ITS Jadi Solusi Baru Atasi Pencemaran Perairan
SURABAYA, Nawacita – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi di bidang maritim dengan mengembangkan kapal pembersih sampah yang mampu mengangkut sampah permukaan perairan secara efisien.
Rektor ITS Bambang Pramujati menjelaskan kapal tersebut merupakan hasil pengembangan Klaster Inovasi Maritim ITS sebagai solusi atas persoalan sampah yang semakin mengkhawatirkan, baik di sungai, danau, maupun laut.
“Masalah sampah saat ini tidak hanya terjadi di darat, tetapi juga di perairan. Karena itu kami mengembangkan kapal yang difungsikan khusus untuk mengambil sampah, termasuk sampah plastik dan mikroplastik di permukaan air,” ujar Bambang saat demonstrasi kapal di Danau ITS, Jumat (12/6/2026).
Kapal berdesain katamaran itu bekerja dengan sistem sederhana. Sampah yang berada di permukaan akan masuk ke ruang penampungan di bagian tengah kapal, kemudian diangkat untuk diproses lebih lanjut.
Baca Juga: #AussieBanget Corner Hadir di ITS, Kenalkan Peluang Kuliah dan Kerja di Australia
“ITS juga telah menyiapkan teknologi pencacah plastik sehingga sampah yang terkumpul dapat diolah menjadi bahan daur ulang,” ungkap Bambang.

Menurut Bambang, teknologi tersebut telah mendapat kepercayaan dari Pertamina yang memesan dua unit kapal berukuran lebih besar untuk ditempatkan di kawasan wisata dan pesisir.
Setelah itu, ITS kembali menerima pesanan tiga unit kapal tambahan yang akan dioperasikan di Labuan Bajo, Balongan, Cirebon, dan Kepulauan Seribu.
“Teknologinya sederhana, mudah dioperasikan, tetapi manfaatnya besar. Ini bagian dari komitmen ITS sebagai kampus yang berdampak bagi masyarakat,” katanya.
Kapal pembersih sampah tersebut dapat dioperasikan secara manual maupun menggunakan sistem kendali jarak jauh (remote control), sehingga lebih mudah digunakan oleh pemerintah daerah maupun masyarakat dalam menjaga kebersihan perairan.
(Alus)


