Bupati dan Wabup Bojonegoro Sambut Pelari Run for Rivers dari Prancis
BOJONEGORO, Nawacita – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyambut kedatangan tiga pelari internasional dalam aksi “Run for Rivers”, Rabu (22/4/2026) pagi. Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah dan jajaran Forkopimda menerima rombongan tersebut di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro.
Tiga pelari yang hadir yakni Gary Bencheghib, Sam Bencheghib, dan Kelly Bencheghib, pendiri Sungai Watch asal Prancis. Mereka tengah menjalankan kampanye lingkungan dengan menempuh perjalanan lari dari Bali menuju Jakarta sejauh kurang lebih 1.200 kilometer.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut sekaligus mengucapkan selamat datang kepada para pelari. Ia menegaskan bahwa pelestarian sungai menjadi komitmen Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup yang terus dilakukan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Dukung Program Efisiensi Nasional Bupati Bojonegoro Terbitkan SE
Menurutnya, menjaga kebersihan sungai merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, mengingat persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah pencemaran dan sampah. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian sungai.
Bupati juga menilai kampanye lingkungan yang dikemas melalui kegiatan lari ini menjadi contoh inspiratif dalam mengedukasi masyarakat, tidak hanya tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mendorong gaya hidup sehat.
Setelah prosesi penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan lari bersama dari halaman Gedung Putih menuju Taman Bengawan Solo (TBS). Di lokasi tersebut, rombongan melakukan kerja bakti membersihkan area bantaran Sungai Bengawan Solo serta kawasan taman.
Tak hanya itu, para pelari juga berkesempatan menyusuri sungai menggunakan perahu tradisional bersama Wakil Bupati Nurul Azizah dengan dilengkapi alat keselamatan berupa pelampung.
Gary Bencheghib menjelaskan bahwa tujuan utama aksi River Run bukan sekadar menempuh jarak jauh, melainkan untuk memetakan titik-titik sungai paling tercemar di Pulau Jawa serta mendorong kerja sama lintas daerah dalam penanganannya.
Ia berharap hasil temuan selama perjalanan dapat menjadi bahan rekomendasi hingga tingkat nasional, termasuk disampaikan kepada pemerintah pusat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan di Bojonegoro.
Reporter: Parto Sasmito

