Ketua KPU Hasyim Asyari Lantik 55 Anggota KPU Kabupaten/Kota Dua Provinsi

Ketua KPU Hasyim Asyari Lantik 55 Anggota
Ketua KPU Hasyim Asyari Lantik 55 Anggota KPU Kabupaten/Kota Dua Provinsi
top banner

Ketua KPU Hasyim Asyari Lantik 55 Anggota KPU Kabupaten/Kota Dua Provinsi

JAKARTA, Nawacita – Ketua KPU Hasyim Asyari Lantik 55 Anggota KPU, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari melantik 55 anggota KPU 11 kabupaten/kota di dua provinsi periode 2024-2029. Hasyim berpesan agar anggota KPU yang dilantik berpedoman pada kode etik penyelenggaraan pemilu.

Pelantikan dilakukan di Ruang Sedang Utama kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2024). Jajaran komisioner KPU turut hadir dalam pelantikan itu. Anggota KPU yang dilantik sebanyak 50 orang di 10 kabupaten di Maluku Utara. Kemudian 5 anggota KPU di Kota Gorontalo.

“Saya berharap teman-teman sekalian bertindak sebagai anggota KPU juga berpedoman kepada kode etik penyelenggaraan pemilu. Insyaallah kalau kita pegangan pada aturan kepemiluan, aturan Pilkada dan kode etik, itu kita akan bekerja dengan teguh, tidak ragu-ragu. Karena apa yang kita kerjakan berdasarkan mandat yang diatur di dalam perundang-undangan,” tutur Hasyim.

Baca Juga: Cegah Money Politics, KPU akan Atur Batasan Doorprize Kampanye

“Sebagai bagaimana kita ketahui KPU ini sebagai lembaga yang bersifat kolektif kolegial, maka kemudian ketika mengambil keputusan harus ditempuh melalui mekanisme rapat pleno. Jadi sebisa mungkin tidak ada yang kemudian masing-masing mengambil tindakan tanpa melalui rapat pleno,” imbuhnya.

Ketua KPU Hasyim Asyari Lantik 55 Anggota
Ketua KPU Hasyim Asyari Lantik 55 Anggota KPU Kabupaten/Kota Dua Provinsi.

Terkait sengketa pileg, Hasyim juga menyinggung agar KPU provinsi tak terburu-buru mengambil keputusan. Dia menekankan adanya koordinasi dengan KPU pusat.

“Saudara sekalian tahapan pemilu 2024 sudah menjelang akhir. Mungkin di antara teman-teman kabupaten terdapat sengketa tapi sudah diputus dismissal beberapa waktu yang lalu, atau mungkin ada perkara yang masih berjalan.

Oleh karena itu kita ikuti proses itu sampai akhir, yaitu penetapan perolehan kursi dan jalan terpilih. Segala sesuatunya nanti ikuti arahan KPU pusat. Ini juga pesan ini penting karena salah satu karakter lembaga KPU itu bersifat nasional,” ujar Hasyim.

dtknws.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here