Cegah Money Politics, KPU akan Atur Batasan Doorprize Kampanye

Komisioner KPU RI Idham Holik
top banner

Cegah Money Politics, KPU akan Atur Batasan Doorprize Kampanye

Jakarta, Nawacita | KPU akan mengatur batasan pemberian doorprize sebagai salah satu bentuk kampanye pemilu. Komisioner KPU RI Idham Holik menilai kampanye yang baik adalah kampanye yang mengedepankan program. Idham tidak mengatakan pemberian doorprize saat kampanye adalah hal buruk.

“Kampanye yang baik adalah kampanye yang programatik, sehingga pemberian doorprize atau hadiah dalam kegiatan kampanye dalam bentuk lainnya setuju untuk dibatasi,” kata Idham kepada wartawan, Kamis (16/5/2024).

Idham mengklaim akan mengusulkan pembatasan nominal doorprize. Ia mengatakan pembatasan itu akan dituangkan ke dalam PKPU.

KPU Doorprize Kampanye
Komisioner KPU RI Idham Holik

“Saya secara pribadi akan mengusulkan kembali pembatasan besaran nilai pemberian hadiah dalam kegiatan kampanye dalam bentuk lainnya, sehingga diatur dalam aturan teknis,” kata dia.

Usulan pengaturan pemberian doorprize sebelumnya dikemukakan oleh Ketua Bawaslu Rahmat Bagja dalam rapat kerja antara Komisi II dengan KPU, Bawaslu, di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2024).

Bagja berpandangan tidak adanya aturan terkait pemberian doorprize dalam kampanye membuat Bawaslu kesulitan untuk mengusut permasalahan tersebut.

Baca Juga: KPU Jatim Tunggu Penyerahan Dukungan Cagub Independent Sampai 12 Mei

Bagja menyebut PKPU mengenai kampanye harusnya mengatur pemberian doorprize atau hadiah. Ia mengaku sudah meminta KPU untuk membuat batasan-batasan pemberian hadiah itu.

“Misalnya ditentukan bazar itu berapa. Ada bahkan sekarang [kampanye yang] doorprize-nya mobil, doorprize-nya umrah,” kata dia.

“Nah, kami sudah menanyakan ke KPU kalau itu harus ada batasannya ke depan,” imbuhnya. cnn

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here