Apakah Akupuntur Bisa Bantu Atasi Obesitas? Ini Penjelasannya

Akupuntur Obesitas
ilustrasi akupuntur
top banner

Apakah Akupuntur Bisa Bantu Atasi Obesitas? Ini Penjelasannya

Jakarta, Nawacita | Apakah pengobatan akupuntur bisa bantu mengatasi obesitas? Obesitas adalah kondisi penumpukan lemak yang berlebih akibat kalori yang diterima tubuh lebih banyak daripada yang dibakar. Keadaan ini tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi penyakit yang serius seperti hipertensi, diabetes, jantung, kanker, dan lainnya.

Untuk itu, penting sekali untuk mengatasi obesitas. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan. Salah satunya yakni dengan melakukan akupuntur. Seperti diketahui, akupuntur sendiri adalah terapi yang menggunakan teknik tusuk-menusuk di beberapa bagian tubuh.

Cara ini mampu meregulasi hormon metabolik, menurunkan nafsu makan dan menekan craving, meningkatkan kemampuan pemulihan diri pasca exercise, menurunkan stress, memperbaiki pola dan kualitas tidur.

Akupuntur Obesitas
ilustrasi obesitas

Dengan begitu berat badan akan terus berkurang dan kembali hidup sehat tanpa harus merasakan obesitas. Spesialis Akupuntur Medik Bamed, dr. Srikandi Indira Putri menyatakan jika akupuntur adalah salah satu terapi yang aman untuk tubuh. Bisa dilakukan dari bayi hingga lanjut usia (Lansia).

“Akupuntur bisa dilakukan dari bayi hingga lansia bisa tidak ada batasan kecuali ibu hamil,” kata Indira saat ditemui di Flix Cinema, Rabu (6/9/2023).

Sebelum melakukan terapi akupuntur, seseorang harus melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang bersangkutan. Konsultasi ini penting untuk menentukan titik-titik yang akan disuntik jarum akupuntur.

“Jadi kita enggak bisa seragam gitu, setiap orang itu perlu konsultasi. Jadi, misalkan dia ada masalah trus makan jadi stres itu ada titik (akupuntur) tertentu. Harus dicari tahu terlebih dahulu (penyebabnya),” kata Indira.

Walaupun demikian, seluruh bagian tubuh bisa menjadi tempat untuk melakukan akupuntur.

“Secara keseluruhan hampir di seluruh tubuh sebenarnya. Kepala, tangan, telinga, perut, kaki, semua ada. Tapi belum tentu titiknya sama ya,” tutur Indira.

Baca Juga: 6 Tips Efektif Cegah Obesitas pada Anak Sejak Dini

Sama halnya dengan berbagai pengobatan lain, akupuntur pun memiliki efek samping untuk tubuh yakni biru-biru pada bagian tempat jarum disuntikkan.

“Efek samping akupuntur minimal biru pada titik-titik akupuntur. Karena kita kan di seluruh tubuh ada pembuluh darah ya. Kalau kita pas nusuknya kena pembuluh darah ya bisa biru kaya kepentok. Tapi enggak apa-apa,” ujar Indira.

Setelah seseorang menjalani akupuntur ini, diharapkan mampu menurunkan 0,5 – 1 kg per minggu. Setelah itu, pasien dianjurkan untuk melakukan konsultasi kembali untuk melakukan akupuntur selanjutnya. Cara ini berlanjut hingga tubuh menjadi sehat dan ideal. okz

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here