Guna Mengatasi Distribusi LPG 3 Kilogram, Pemerintah Kota Mojokerto Larang ASN Menggunakannya

Distribusi LPG 3 Kilogram
Wali kota Mojokerto saat melakukan pengecekan stok elpiji bulan lalu. (Foto : Fio Atmaja)
top banner

Guna Mengatasi Distribusi LPG 3 Kilogram, Pemerintah Kota Mojokerto Larang ASN Menggunakannya

Mojokerto, Nawacita | Pemerintah Kota Mojokerto (Pemkot) melakukan langkah tegas guna mengatasi distribusi gas LPG 3 kilogram. Langkah tegas ini berupa larangan kepada Aparat Sipil Negara (ASN) untuk tidak menggunakan gas LPG 3 kilogram.

Hal ini ditegaskan lewat surat edaran (SE) Nomor 500.10.6/1/417.102.1/2023 yang berkaitan dengan penyaluran LPG Tabung 3 kilogram kepada konsumen pengguna LPG tertentu. Gaguk Tri Prasetyo selaku Sekretaris Daerah Kota, telah menandatangani surat tersebut pada tanggal 29 Agustus 2023.

“Terkait surat edaran ini berisi tentang penyaluran LPG Tabung 3 kilogram kepada konsumen pengguna LPG tertentu saja, surat ini merupakan langkah untuk menindaklanjuti surat Gubernur Jawa Timur Nomor 510/28486/125.4/2023,” ujar Ary Setiawan selaku Kepala Bagian Perekonomian Setdakot Mojokerto, Jum’at (01/09/2023).

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Naikkan Honorium GTT-PTT dan Bosda Tahun 2024

Dalam surat ini Ary menjelaskan, bahwa ini merupakan langkah guna mengantisipasi ketersidiaan, dan mengawasi kestabilan harga maupun distribusi gas elpiji 3 kilogram, upaya ini dilakukan agar distribusi gas elpiji 3 kilogram tepat sasaran kepada konsumen

“Dalam kebijakan Surat Edaran ini, terdapat empat poin didalamnya, poin-poin kebijakan ini menjelaskan tentang penggunaan gas LPG tertentu, arahan untuk membeli gas LPG 3 kilogram di pangkalan, melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan gas LPG 3 kilogram, Surat Edaran ini di harapkan bisa tersosialisasi melalui kelurahan keluharahan,” imbuhnya.

Sedangkan untuk perincian Surat Edaran ini terdapat empat poin penting yang perlu dicatat. Pertama, subsidi LPG Tabung 3 Kilogram akan diberikan kepada sejumlah kelompok konsumen, termasuk rumah tangga, usaha mikro, nelayan, dan petani.

Baca Juga: Pemerintah Kota Mojokerto dan Bulog Jamin Ketersediaan Stok dan Stabilitas Harga Beras

Kedua, masyarakat diimbau untuk memperoleh LPG Tabung 3 Kilogram dari pangkalan dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Poin ketiga adalah himbauan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan keluarga mereka untuk beralih dari penggunaan LPG Tabung 3 Kilogram yang bersubsidi ke jenis LPG lainnya.

Terakhir, untuk memastikan penyebaran informasi ini, akan dilakukan sosialisasi melalui kelurahan-kelurahan dengan melibatkan Ketua RW, Ketua RT, dan seluruh masyarakat di Kota Mojokerto. Fio Atmaja

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here