Mbak Yenny : Dua Calon Ketum PBNU dekat dengan Gus Dur

0
532
Yenny Wahid di arena Muktamar NU, Lampung, Rabu 22/12/2021. Foto : Alma / nawacita

Lampung, Nawacita – Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid menyampaikan kedua kandidat calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memiliki kedekatan dari sisi pemikiran dengan Presiden ke-4 RI Abdurahman Wahid atau Gus Dur.  

Kedua calon itu yakni, Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Ketua Umum PBNU saat ini KH Said Aqil Siroj.  

“Saya bersyukur bahwa dua kandidat terkuat pada muktamar kali ini dua-duanya sama-sama punya kedekatan dengan Gus Dur secara pemikiran,” kata Yenny, saat diwawancarai di Pondok Pesantren Darussa’adah, Lampung Tengah, Rabu (22/12/2021).  

Lebih lanjut, Yenny mengatakan, kedua kandidat itu merupakan murid Gus Dur. Ia menilai, keduanya mampu mengartikulasikan dan menerjemahkan 

Kembali gagasan Gus Dur dalam konteks peradaban modern kekinian.  

“Jadi buat saya buat sekeluarga tentu ini adalah sebuah hal yang sangat membanggakan dan semoga ini bisa membawa kemaslahah membawa kebaikan bagi seluruh umat islam di indo maupun di dunia,” jelasnya. 

Akan tetapi, Yenny mengaku, dalam pemilihan nanti sepenuhnya ia serahkan kepada muktamirin sebagai pemegang hak pilih.  

“Saya rasa calon alternatif banyak, ada beberapa yang saya dengar namanya mulai muncul diserahkan nanti ke muktamirin seperti apa pilihannya, tapi rekam jejaknya dari semua calon yang ada sudah hampir semua sudah dikenal oleh para peserta Muktamar,” ucap Yenny. 

Selain itu, ia berharap pada Muktamar ke-34 NU ini bisa membawa isu-isu penting seperti Pandemi Covid-19 hingga masalah di media sosial. Menurutnya, Muktamar jangan hanya membahas soal pemilihan ketua umun hingga Rais Aam saja.  

“Masyarakat dunia sekarang sedang gelisah. Karena pandemi, karena medsos yang suka memprovokasi, karena persoalan ekonomi. Ini adalah isu isu penting yang harus diperhatikan dalam Muktamar ini,” ungkapnya. 

Menurutnya, isu-isu tersebut harus menjadi fokus para kandidat baik calon ketua umum PBNU hingga Rais Aam.

“Kita berharap jadi fokus para kandidat sehingga ajang Muktamar ini tak hanya ajang pilihan untuk memilih Ketua Umum, atau Rais Aam. Tapi juga jadi momentum kebangkitan ke depan,” imbuh Yenny.

Penulis: Alma Fikhasari

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY