Vaksinasi Covid-19 di BonBin sambil Bersantai

0
109

Surabaya, Nawacita – Vaksinasi di Kecamatan Wonokromo kemarin berbeda. Pelaksanaannya tidak dilakukan di mal atau lapangan, tetapi di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Selain untuk me-refreshing ribuan peserta vaksinasi, upaya tersebut dilakukan untuk persiapan pembukaan KBS.

Pelaksanaan vaksinasi dibagi beberapa gelombang. Yakni, khusus warga Wonokromo dan masyarakat yang ber-KTP Surabaya. Sasarannya adalah mereka yang berusia di atas 12 tahun. ’’Total ada 1.500 dosis vaksin,’’ kata Camat Wonokromo Tomi Ardiyanto saat ditemui di lokasi.

Vaksinasi memang diutamakan untuk warga Wonokromo. Namun, masyarakat KTP Surabaya juga dibolehkan. Baik vaksinasi dosis kedua maupun pertama. Menurut Tomi, antusiasme warga sangat tinggi. Karena itu, antisipasi dosis tambahan disiapkan dari beberapa puskesmas.

Pihaknya juga sengaja menggelar di KBS. Alasannya, peserta bisa nyaman dan rileks. Apalagi lokasinya di tempat terbuka. Selain itu, mereka bisa melihat pemandangan sekitar KBS. Meskipun aksesnya dibatasi.

Kawasan vaksinasi sengaja dipasangi garis. Setiap pojok pun dijaga petugas. Tujuannya, tidak ada warga yang masuk ke kawasan satwa. Sebab, hingga kemarin KBS masih ditutup untuk umum. Menurut Tomi, semua petugas berasal dari puskesmas wilayah Wonokromo. Peralatan dan kelistrikan dipasok pihak KBS.

Dia menjelaskan, total ada 132 ribu warga Wonokromo yang menjadi target vaksinasi. Hingga kemarin, setidaknya 58 persen sudah tervaksin dosis pertama dan kedua. ’’Kalau dosis pertama, angkanya sudah lebih dari 80 persen,’’ terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga memantau kegiatan vaksinasi. Mantan kepala bappeko itu menuturkan, semua warga Surabaya dipersilakan vaksinasi di mana pun tempatnya. Harapannya, herd immunity bisa mencapai 100 persen. ”Angka Covid-19 memang menurun, tapi jangan kendur prokes,’’ ucapnya di hadapan ribuan peserta vaksinasi.

Dia menambahkan, Surabaya sudah berada di level 2. Maka, tempat wisata bisa segera dibuka. Syaratnya tetap sama. Yakni, pengunjung maksimal 25 persen dan dengan prokes ketat.

Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) Khoirul Anwar mengatakan, kegiatan vaksinasi sengaja digelar di KBS. Tujuannya, melihat kesiapan petugas menjelang pembukaan nanti. Di samping itu, mengenalkan kondisi terbaru KBS dalam situasi pandemi. Meskipun akses para peserta terbatas di lokasi vaksinasi saja. 

Sumber : Jawa Pos

LEAVE A REPLY