KPK Sita Rp 362 Juta, Berikut Kronologi OTT Bupati Probolinggo

0
201
KPK RI menunjukkan barang bukti suap hasil OTT di Kabupaten Probolinggo, Selasa (31/8/2021). Foto : Alma / Nawacita

Jakarta, Nawacita – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 22 orang tersangka. Mereka terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait tindak pidana korupsi jual beli jabatan di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Alexander Marwata menjelaskan kronologi OTT yang menjerat Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari (PTS) beserta suaminya Hasan Aminuddin (HA) yang merupakan Anggota DPR RI.

“Pada Minggu tanggal 29 Agustus 2021, Tim KPK menerima informasi dari masyarakat akan adanya dugaan terjadinya penerimaan sejumlah uang oleh Penyelenggara Negara,” kata Alex, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube, Selasa (31/8/2021).

Alex memaparkan terdapat sejumlah uang yang diduga telah disiapkan dan diberikan oleh DK (Doddy Kurniawan)
Camat Krejengan bersama dengan SO (Sumarto).

Baca Juga : KPK Tetapkan Bupati Probolinggo dan 21 Tersangka Suap Jual Beli Jabatan

Sebelumnya, DK dan SO telah menyepakati dan menyiapkan proposal usulan nama-nama calon Pejabat Kepala Desa serta sejumlah uang untuk diserahkan kepada HA yang merupakan anggota DPR RI dari Partai NasDem untuk dilakukan seleksi dan membubuhkan paraf sebagai tanda bukti persetujuan mewakili PTS.

“Saat diamankan oleh Tim KPK, DK dan SO membawa uang sejumlah Rp240 juta dan
proposal usulan nama untuk menjadi Pejabat Kepala Desa yang diduga berasal dari para ASN di Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang menginginkan posisi untuk menjabat Kepala Desa di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo,” paparnya.

sedangkan MR turut diamankan bersama uang sejumlah Rp112.500.000,- dirumah kediaman pribadinya di wilayah Curug Ginting, Kecamatan Kanigarang, Probolinggo.

Selanjutnya, Senin tanggal 30 Agustus 2021, Tim KPK bergerak dan mengamankan HA, PRT, PJK dan FR di salah satu rumah yang beralamat di Jalan Ahmad Yani, Probolinggo.

Semua pihak yang diamankan tersebut dibawa ke Polda Jawa Timur untuk dilakukan permintaan keterangan dan selanjutnya dibawa ke gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Adapun barang bukti, yang saat ini telah diamankan, diantaranya berbagai dokumen dan uang sejumlah Rp362.500.000,00,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY