Ditetapkan Sebagai Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Langsung Ditahan KPK

0
661

Jakarta | Nawacita – KPK telah menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan proyek infrastruktur.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan selain NA, pihaknya juga menetapkan dua orang lain sebagai tersangka.

“Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto (AS), selaku kontraktor yang diduga memberikan suap kepada Nurdin dan Sekretaris Dinas PUTR Pemprov Sulawesi Selatan yang juga orang kepercayaan Nurdin, Edy Rahmat (ER),” terang Firli, dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan (28/02/2021).

Firli menjelaskan saat ini ketiga tersangka langsung dilakukan penahanan di Rutan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 27 Februari 2021 sampai dengan 18 Maret 2021.

“AN ditahan di Rutan Cabang KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. ER ditahan di Rutan Cabang KPK pada Kvling C1,” jelas Firli.

“Dan untuk AS ditahan di Rutan Cabang KPK pada Gedung Merah Putih,” sambungnya.

Untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 di lingkungan Rutan KPK, kata Firli, para tersangka akan dilakukan isolasi mandiri di Rutan KPK Kavling C1.

rdks/nwct

Penulis : Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY