Friday, April 3, 2026

Sekretaris Komisi A, Sambut 26 Warga Dupak Masigit yang Sembuh dari Covid-19

Surabaya, Nawacita– Sejumlah warga Dupak Masigit gang III kelurahan Jepara sempat menjalani karantina mandiri di Pops Hotel dan sempat dipindahkan ke Asrama Haji Sukolilo. Nyaris sebulan penuh mereka tinggal di sana.

Namun, kini warga Dupak Masigit bisa berbahagia. Pasalnya 26 orang yang sempat di karantina menunjukan hasil negatif. Hal tersebut diungkapkan oleh Budi Leksono selaku Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya.

“Sebelumnya 26 warga sejak, Selasa 2 Juni menjalani rapid test. Lalu menjalani serangkaian swab laboraturium sebanyak tiga kali. Hasil awal dinyatakan reaktif dan positif akan tetapi hasil lab swab kedua dan ketiga hasilnya menunjukkan negatif. Atas dasar hasil swab tersbut sebanyak 26 warga Dupak Masigit dipulangkan ke kampungnya,” tuturnya pada 5 Juni 2020.

Bulek sapaan akrabnya mengaku pernah disambati warga yang di karantina karena merasa jenuh dan bosan saat di Asrama Haji Sukolilo. Namun, untuk menguatkan metal mereka, Budi Leksono sekaligus tokoh masyarakat dikampung itu memberikan motivasi agar keberadaan mereka didalam masa karantina untuk bersabar dan terus kuat.

“Iya tadi saya sempat memberikan masukan buat mereka, supaya mereka tetap bersabar sambil menunggu keputusan dari hasil swabnya. Jangan sampai kejadian beberapa hari yang lalu sedang menimpa Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana terjadi lagi,” terangnya.

Lanjutnya, kalau mereka telah dinyatakan negatif dari hasil swab laboraturium terakhir bisa dipastikan hanya menunggu surat rekomendasi untuk kepulangan.

“Alhamdulillah, saya dapat kabar dari Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Pemkot Surabaya, bahwa hari ini, 26 warga Dupak Masigit gang III telah dinyatakan negatif hasil swab terakhirnya. Dan bisa dipastikan mereka sudah boleh kembali beraktivitas dikampungnya,” jelas Budi.

Walaupun sudah dipulangkan, pesan Bulek agar warga yang dipulangkan tetap waspada dan selalu mengikuti protokol kesehatan. Yakni teratur cuci tangan atau hand sanitizer, menggunakan masker, jaga jarak aman minimum satu meter (Physical Distancing) serta makan dan minuman bergizi.

“Saya himbau pada mereka yang telah dipulangkan agar mentaati atuaran dari protok kesehatan Covid-19. Apalagi di Kampung Dupak Masigit sudah ada Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo,” pungkasnya.

(and)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Bank Jatim
idulfitri

Terbaru