2 Hari Warga Sambat Tidak Mandi Karena Galian PDAM di Purimas Gunung Anyar

0
689

Surabaya, Nawacita – Banyak warga mengeluhkan aliran air di rumahnya mati. Hal itu terjadi di beberapa kawasan di Surabaya, seperti di Jalan Gayungsari, Tambak Medokan Ayu, Kaliwaron Gubeng, Jambangan dan lainnya.

Sebelumnya, PDAM Surabaya memberitahukan kalau ada perbaikan pipa PDAM diameter 1.000 yang bocor karena terkena tiang pancang di Purimas Gunung Anyar. Perbaikan itu dilakukan sejak Kamis (5/3/2020) pukul 10.00 WIB, dengan estimasi pekerjaan selesai dalam waktu 24 jam atau pada Jumat (6/3/2020) pukul 10.00 WIB.

Adanya perbaikan itu, beberapa daerah pun akan terdampak. Seperti daerah Menanggal, Pagesangan, Ketintang, Korem, Siwalan, Jemur, Pondok Candra, Gunung Anyar, Purimas, Rungkut Madya, Pandugo, Kedung Baruk, Semampir, Mulyosari, Galaxy Mall, Kenjeran, Kedung Cowek, Tambak Wedi, Kedinding, Nambangan, Medokan, Medokan Ayu, Wonorejo, Penjaringan dan Sekitarnya.⁣

Namun, sampai Sabtu (7/3/2020), ternyata perbaikan itu belum selesai. Sehingga, banyak masyarakat yang mengeluh karena aktivitas sehari-harinya menjadi terganggu. Seperti kebutuhan air untuk mandi, masak, dan lainnya.

Menanggapi itu, Binurwati Fitri SPV Humas PDAM Surya Sembada Surabaya mengatakan bahwa perbaikan pipa di sekitar Purimas Gunung Anyar itu mengalami kendala. Salah satunya karena faktor cuaca. Di dalam pipa terlalu banyak genangan. Sehingga proses pengelasan pada pipa tidak bisa dilakukan.

Fitri menjelaskan, pipa tersebut pecah karena terkena pemasangan tiang pancang atau paku bumi. Pihaknya berharap masyarakat bisa bersabar, karena petugas masih berupaya memperbaiki pipa tersebut.

Terkait tangki air, Fitri juga mengatakan kalau pihaknya sudah merespon dan hari ini akan dikirimkan ke masyarakat. Namun, karena memang permintaannya yang tinggi membuat masyarakat harus bersabar dan bersedia mengantre. Hari ini, setidaknya ada 17 tangki yang akan beroperasi.

ss

LEAVE A REPLY