Berikut Fakta Terbaru Kasus Jiwasraya

0
329
Fakta Terbaru Kasus Jiwasraya.
Fakta Terbaru Kasus Jiwasraya.

JAKARTA, NawacitaKejaksaan Agung masih terus menyidik kasus dugaan korupsi yang mengakibatkan gagal bayar uang nasabah di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Fakta-fakta terbaru terus terungkap. Tersangka yang dijerat dalam kasus itu juga bertambah. Sementara di DPR RI, parlemen sudah membentuk beberapa panitia kerja untuk mendorong penyelesaian kasus Jiwasraya. Berikut fakta terbaru kasus Jiwasraya yang dirangkum wartawan, Jumat (7/2/2020):

1. Tersangka baru

Kejagung menetapkan Joko Hartono Tirto sebagai tersangka baru kasus Jiwasraya. Direktur PT Maxima Integra ditetapkan sebagai tersangka usai diperiksa, pada Kamis 6 Februari 2020. Penyidik mengatakan memiliki cukup bukti menaikkan status Joko Hartono Tirto dari saksi ke tersangka.

Pasca-jadi tersangka, Joko Hartono langsung ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung, Jakarta untuk memudahkan penyidikan. “Penahanan selama 20 hari,” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono.

Baca Juga: DPR Yakini Ada Pihak Lain Dibalik Kasus Jiwasraya

2. Enam Tersangka

Dengan ditetapkan Joko Hartono Tirto sebagai tersangka, maka jumlah tersangka kasus Jiwasraya kini jadi enam orang. Lima lainnya adalah presiden Komisaris PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat; Komisaris Utama PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro.

Kemudian mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; dan mantan Kepala Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.

3. Peran Joko Hartono Tirto

Kejagung membeberkan peran Joko Hartono Tirto dalam kasus Jiwasraya. Dia disangka orang suruhan Heru Hidayat yang mengarahkan pembelian saham bermasalah oleh PT Asuransi Jiwasraya. Joko Hartono diduga pernah bertemu Hary Prasetyo dan Syahmirwan, pada 2008. Saat itu di paparkanlah bagaimana kondisi keuangan Jiwasraya yang memburuk lalu diminta perbaiki.

“Supaya diperbaiki dengan menjual saham-saham yang dibeli di Grup PT MIG atau Maxima Integra Group,” kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono. “Itulah yang dilakukan dugaannya oleh tersangka ini, keterlibatannya, bagaimana cara mengalihkan saham yang di Grup MIG tadi dilarikan ke reksadana dan sebagainya yang diduga itu melawan hukum.”

Baca Juga: Pro-Kontra Pansus Jiwasraya, Gerindra Serahkan ke Komisi

4. Sita 41 Kamar Apartemen

Penyidik Kejagung menyita aset milik tersangka Benny Tjokrosaputro berupa 41 kamar Apartemen South Hills di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 6 Februari 2020. Penyidik menduga adanya 41 kamar Apartemen South Hills itu berkaitan dengan kasus korupsi Jiwasraya. Sebelumnya, Kejagung juga menelusuri sejumlah aset milik Benny Tjokro di beberapa tempat.

5. Tiga Panja Jiwasraya

DPR RI sudah membentuk tiga panitia kerja (Panja) kasus Jiwasraya. Masing-masing di Komisi III, VI dan XI. Tugas mereka berbeda-beda.
Panja Jiwasraya di Komisi III mendalami kasus dari sisi penegakan hukum sekaligus mengawasi Kejagung dalam menyidik perkara tersebut.
Panja Jiwasraya Komisi VI mendalami kasus Jiwasraya dari sisi korporasi.
Panja Jiwasraya Komisi XI mendalami dari sisi kinerja industri jasa keuangan.

oknws.

LEAVE A REPLY