Demi Pancasila, Megawati Rela Jabatannya Mlorot

0
393

DENPASAR, Nawacita – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati saat pidato di Kongres V PDI-P di Bali, (8/8/2019) mengungkap sedikit tentang proses penetapannya sebagai Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila tahun 2017. Megawati sebagai pensiunan Presiden ke 5, yang notabene adalah jabatan paling top di negeri ini tentu agak ewuh pakewuh. Tapi oleh Presiden pak jokowi, melalui seskab Pramono Anung mengatakan kalau saya diberi tugas untuk menjadi ketua Dewan pengarah sebuah unit kerja Presiden pembinaan ideologi pancasila. “Saya spontan bilang ke Seskab. Kamu mbok ya jangan main-main, jelek-jelek saya ini presiden ke 5 lho. Lha masak mlorot jadi unit kerja presiden,” ujar Mega.

Meski awalnya sempat mikir-mikir, Megawati lantas menerima. Karena Megawati paham, kalau cuma unit kerja presiden, maka tidak mungkin dirinya bisa memanggil pejabat sekelas menteri. Namun karena permasalahan disintegrasi Pancasila mulai luntur di negeri ini, MEgawati pun luluh. “Ya udah tak terima, biarpun cuma unit kerja. Tapi kok pak Jokowi kebangetan ya,” sambat Mega kepada Seskab Pramono Anung kala itu.

Namun tak lama kemudian, Megawati saat bertemu Presiden Jokowi langsung mengusulkan agar lembaga itu diganti menjadi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Jadi bukan lagi menjadi unit kerja presiden, tapi diubah sebagai Badan yang langsung berhubungan dengan Presiden dan lebih punya kewenangan untuk urusan pembinacaan Pancasila. Hingga pada Februari 2018, lembaga itu resmi berubah menjadi BPIP. “Tapi sampai hari ini (BPIP) susah banget lho ketemu Pak Jokowi, aduh payah deh, padahal saya ini istilah orang Jakarta, kan mpoknya (Jokowi),” paparnya.

Pembukaan Kongres V PDI Perjuangan itu dihadiri banyak pejabat dan menteri. Selain Presiden Jokowi, juga hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wapres terpilih KH Makruf Amin, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan sejumlah Menteri kabinet Indonesia Kerja. Hanya Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan serta Ketum Partai Demokrat SBY yang tidak Tampak di lokasi Kongres PDI Perjuangan. bdo

LEAVE A REPLY