Dubes Rusia Pastikan ‘Propaganda Rusia’ Hoax, BPN: Memang!

0
200
Andre Rosiade.
Andre Rosiade.

Jakarta,Nawacita – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Unosepakat dengan Dubes Rusia yang mengatakan istilah propaganda Rusia adalah hoax. Kubu Prabowo menegaskan kembali tidak memakai Propaganda Rusia dalam metode kampanyenya.

“Bahwa itu memang hoax itu. Bahwa kami tidak pernah melakukan propaganda Rusia dan ini sudah dijustifikasi oleh Dubes Rusia. Di mana dubesnya menegaskan Rusia tidak intervensi. Ini kan yang menyebutkan adalah Pak Jokowi ya dan TKN Jokowi-Ma’ruf bahwa dari awal kami sudah menegaskan kami tidak melakukan propaganda Rusia,” kata Jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, saat dihubungi, Kamis (14/2/2019).

Andre mengingatkan pemerintah dan TKN Jokowi-Ma’ruf untuk tidak menggunakan istilah yang dapat merugikan hubungan diplomatik Indonesia dengan negara asing. Ia mencontohkan salah satunya dengan menggunakan istilah propaganda Rusia ini.

“Itu yang sudah kami tegaskan sehingga kami ingatkan kepada Jokowi dan TKN Jokowi hati-hati menggunakan propaganda Rusia yang jangan sampai merusak hubungan diplomatik kita dengan Rusia dan jangan sampai juga terlalu menuduh Donald Trump. kan TKN Jokowi-Ma’ruf menuduh Donald Trump melakukan kecurangan secara luar biasa dan masif kan. Nah jangan sampai juga merusak hubungan kita dengan AS itu yang kami ingatkan pada TKN Jokowi dan TKN Jokowi-Ma’ruf,” ujar Andre.

Selain itu, Andre menyebut kubu Jokowi-Ma’ruf juga memproduksi hoax. Ia mencontohkan Ketua relawan Jokowi Mania Immanuel Ebenezer yang memposting terkait petani bawang Subkhan meminta maaf karena melakukan sandiwara dengan Sandiaga.

“Yang kedua, yang memproduksi hoax itu kubu sebelah juga. Hari ini (13/2) kita mendapatkan caption foto soal permintaan maaf surat saudara Subkhan petani bawang dan ternyata sudah dibantah tak pernah buat itu. Tapi kubu Jokowi menggoreng sedemikian rupa hal itu bahkan di Instagram Immanuel Ebenezer Ketua Jokowi Mania menyatakan bahwa dia memposting foto itu, dia bilang semua sandiwara kuno terbongkar kok nggak malu ya capres dan cawapres sama-sama tidak tahu malu, ini kan cara-cara fitnah yang dilakukan TKN Jokowi-Ma’ruf dan diikuti oleh relawannya si Immanuel Ebenezer ini. Jadi sekali lagi kami ingatkan mudah-mudahan ya pihak Pak Jokowi belajar banyak lah dengan pernyataan resmi dari Dubes Rusia ini,” ucap Andre.

Sebelumnya Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva, membantah istilah ‘propaganda Rusia’ dan kini juga bicara soal Rand Corporation. Menurut Vorobieva, istilah ‘propaganda Rusia’ tidak berdasar dan bukan hal yang nyata. Dia menegaskan istilah itu tidak bersumber dari Rusia, melainkan buatan Amerika Serikat.

“Dengan disebutkannya propaganda Rusia, istilah itu sendiri sebenarnya dibuat sebagai propaganda Amerika Serikat. Karena istilah ini dibuat oleh Rand Cooperation pada tahun 2016 saat Amerika Serikat menyelenggarakan pemilu. Dan istilah ini tidak memiliki dasar di dunia nyata,” ucap Vorobieva, saat press briefing di kediamannya, Jl Karet Pedurenan No 1, Jakarta Selatan, Rabu (13/2).

Vorobieva menegaskan hoax dan fake news yang beredar di media sosial tidak bersumber dari Rusia. “Istilah ini diperkenalkan secara salah,” tegasnya.

 

dtk

LEAVE A REPLY