Catat, Pemilik Kos di Surabaya Wajib Miliki Izin Operasional

0
193
Pemilik usaha rumah kos di Surabaya.
Pemilik usaha rumah kos di Surabaya.

Surabaya,Nawacita – Pemilik usaha rumah kos di Surabaya harus bersiap-siap membuat perizinan. Sebab pada tahun ini pemkot mengeluarkan kebijakan bagi rumah kos wajib mempunyai izin operasional.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTST) Nanis Chairani mengatakan dasar hukum perizinan operasional usaha rumah kos yakni Perwali nomor 79 tahun 2018.

“Perwali itu baru disahkan akhir Desember lalu. Tujuannya sebagai kontrol, pembinaan, dan pengawasan agar kos-kosan tidak membahayakan,” kata Nanis kepada detikcom, Kamis (10/01/2019).

Menurut Nanis, selama ini usaha rumah kos di Surabaya tumbuh sangat pesat. Meskipun begitu, kelayakan dan keamanan kos tidak mendapat perhatian dari pemiliknya.

“Contohnya kemarin itu, kasus kos kosan yang di Embong Malang. Kos-kosan nggak punya akses pintu keluar. Pintunya hanya satu dan terbakar. Nah kita kan tidak tahu. Kalau mengetahui kita bisa memberikan pembinaan,” beber Nanis.

Untuk itu, demi memberikan rasa keamanan bersama, pihaknya mewajibkan para pemilik usaha rumah kos agar segera mendaftarkan perizinan. Selain itu pihaknya juga telah memberikan jangka waktu yang cukup untuk mengurus perizinan.

“Perizinan dimulai awal tahun ini sampai akhir tahun nanti. Dan pengurusannya gratis,” ujar alumnus Fisip Unair itu.

Sedangkan untuk persyaratan dan lamanya proses perizinan, pemohon cukup membawa dan melengkapi berkas-berkas yang diminta. Dan waktunya hanya sekitar 7 hari.

“Untuk perizinan syaratnya seperti ada surat permohonan, KTP pemiliknya atau pengurus, akte pendirian perusahaan kalau badan hukum beserta gubahannya, IMB dengan penggunaan rumah kos, dan surat kesediaan disurvei,” terang Nanis.

“Kalau proses perizinan semua berkas itu lengkap dan benar. Tim akan survei setelah 5 hari. Setelah itu tim memberikan rekomendasi 2 hari. selanjutnya sudah keluar izinnya. 2 hari itu setelah rekomendasi. Tapi tim survei 5 hari setelah berkasnya lengkap dan benar. Keseluruhannya 7 hari proses perizinannya” lanjutnya.

Ninis menambahkan, surat izin operasional rumah kos itu, nantinya akan berlaku selama 3 tahun kemudian. Setelah itu pihak pemilik kos diwajibkan mengurus pembaruan lagi.

“Izin hanya berlaku untuk 3 tahun saja. Pemilik kos juga wajib melakukan perizinan lagi jika ada penambahan kamar atau alih fungsi bangunan,” imbuhnya.

Lalu bagaimana yang tidak berizin? Nanis menyebut waktu selama setahun lebih dari cukup untuk melakukan pengurusan izin. Namun jika selama setahun berlalu masih ada rumah kos yang tidak memiliki izin operasional, pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Nanti kan ada laporan dari lurah atau camat setempat yang melakukan pengawasan. Kemudian jika ada laporan masuk pertama kita akan peringatkan, kedua jika tidak digubris Satpol PP akan menutup langsung,” tandasnya.

dtk

LEAVE A REPLY