Curahan Hati Budi Karya saat Disebut Tak Bertanggung Jawab

0
334
Menteri Perhubungan Budi Karya.
Menteri Perhubungan Budi Karya.

Jakarta, Nawacita – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan curahan hatinya saat menghadiri acara Musyawarah Besar Ke-IV Indonesian Maritime Pilot Association (INAMPA). Curahan hati ini disampaikan pasca maraknya insiden kecelakaan kapal dalam beberapa minggu terakhir.

Menurut Budi, beberapa sektor dalam pelayanan terhadap masyarakat memang belum sepenuhnya sempurna. Tapi, Kementerian Perhubungan terus melakukan banyak upaya perbaikan di sana-sini. Salah satu perbaikan yang utama dilakukan pada keselamatan pelayan dan angkutan penyeberangan.

Tapi toh, beragam persepsi tetap muncul terhadap mantan Presiden Direktur Angkasa Pura II ini. “Saya selalu dikutip sebagai orang yang tidak bertanggung jawab,” kata dia dalam acara yang diadakan di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Kamis, 19 Juli 2018. Meski begitu, kepada para peserta acara Budi menyampaikan bahwa ia sama sekali tidak bermaksud untuk berkeluh kesah terhadap aneka persepsi tersebut.

Sebelumnya, sejumlah insiden kecelakaan terjadi secara beruntun. 18 Juni 2018, Kapal Motor Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara dan menewaskan setidaknya tiga korban dan ratusan orang hilang. Dua minggu berselang, 3 Juli 2018, giliran Kapal Motor Lestari Maju yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan dan menyebabkan sekitar 35 penumpang tewas.

Usai serentetan kejadian ini, Budi telah meminta agar prosedur operasi standar atau SOP pelayaran di berbagai pelabuhan untuk diperbaiki. Proses ramp check atau uji kelaikan kapal juga dilakukan menyeluruh, terutama di Danau Toba dan Perairan Selayar yang menjadi lokasi terjaidnya insiden kecelakaan. Di Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara, Budi juga beberapa kali berkunjung untuk mengecek keselamatan penyeberangan warga ke Kepulauan Seribu.

Tak tanggung-tanggung, Budi pun berencana untuk menunjukkan direktur khusus di bawah Direktur Jenderal Perhubungan Darat. Direktur ini akan bertugas khusus untuk mengawasi keselamatan angkutan penyeberangan. Nantinya, seluruh syahbandar di pelabuhan penyeberangan direncanakan akan bertanggung jawab langsung kepada Dirjen Darat.

Lalu terakhir dalam acara ini, Budi Karya menawarkan agar pandu-pandu yang dimiliki INAMPA bisa bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenhub. Budi ingin pelatihan juga diberikan kepada pandu yang berada di daerah terluar di Indonesia. Lagi-lagi, wacana ini bertujuan untuk menjamin keselamatan pelayaran dari kapal-kapal di Indonesia.

tmp

LEAVE A REPLY