KPK Dalami Pertemuan Eni Saragih dengan Idrus Marham

0
355
12 Jam Idrus Marham Diperiksa KPK Terkait Proyek PLTU Riau-1
12 Jam Idrus Marham Diperiksa KPK Terkait Proyek PLTU Riau-1

Jakarta, Nawacita – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami pertemuan Menteri Sosial Idrus Marham dengan Eni Maulani Saragih (Eni Saragih), tersangka dugaan suap proyek PLTU Riau 1. “Kami mendalami lebih lanjut terkait pengetahuan saksi tentang pertemuan-pertemuan saksi (Idrus Marham) dengan EMS (Eni Saragih),” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Kamis, 19 Juli 2018.

Febri mengatakan pemeriksaan Idrus dilakukan untuk mengorek keterangan pertemuannya dengan Eni. KPK, kata dia, perlu mendalami pertemuan antara Idrus Marham dengan Eni Saragih.

Menurut Febri, Idrus juga diperiksa terkait informasi aliran dana kasus itu. Sebab, KPK curiga uang suap proyek PLTU Riau 1 sebesar Rp 4,8 miliar sudah mengalir sejak Desember sampai Eni Saragih ditangkap di rumah Idrus Marham pada Jumat (13/7).

“Jadi perlu diklarifikasi dan dikonfirmasi lebih lanjut,” kata Febri. “Sejauh mana saksi tahu termasuk mulai dari awal apakah ada komunikasi atau permainan uang yang diketahui atau tidak diketahui saksi.”

Dalam perkara korupsi PLTU Riau 1, KPK juga menetapkan pengusaha Johannes Budisutrisni Kotjo sebagai tersangka pemberi suap. KPK menduga Johannes memberikan uang suap total Rp 4,8 miliar kepada Eni Saragih untuk memuluskan penandatanganan kerja sama dalam proyek yang digarap perusahaannya. KPK menduga Eni tak menikmati duit itu sendirian.

Kasus suap PLTU Riau-1 ini bermula dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Jumat, 13 Juli 2018. Dalam operasi itu, Eni ditangkap di rumah dinas Idrus, sedangkan Johannes ditangkap di kantornya. KPK menyita Rp 500 juta dalam pecahan Rp 100 ribu dan tanda terima uang tersebut.

KPK memeriksa Idrus Marham setelah menggeledah delapan lokasi sejak Ahad, 15 Juli hingga Senin, 16 Juli 2018. Tempat yang digeledah antara lain, rumah Direktur Utama PLN Sofyan Basir, ruang kerja Eni Saragih, dan kantor PLN Pusat. Dari penggeledahan KPK menyita dokumen proyek dan rekaman CCTV.

tmpo

LEAVE A REPLY