Polisi Belum Tahu Kasus Tanah Curug Terkait Sandi Berlanjut Damai

0
372
Kombes. Pol. Argo Yuwono
Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Argo Yuwono
Jakarta, Nawacita – Fransiska Kumalawati Susilo berniat mencabut laporan kasus dugaan pengelapan tanah milik PT Japirex di Jalan Curug, Tangerang, yang melibatkan Andreas Tjahjadi dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Bahkan, Fransiska mengaku telah berdamai dengan Andreas Tjahjadi.
Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya belum mengetahui rencana pencabutan laporan tersebut. Ia juga mengaku tidak mengetahui jika Fransiska akan berdamai dengan Andreas Tjahjadi.
“Saya belum dapat info (akan cabut laporan), nanti saya cek,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (25/4).
Menurut Argo, polisi sudah sering menangani kejadian pencabutan laporan seperti ini. Dalam hal itu, polisi selalu mengedepankan prinsip restorative justice atau mengedepankan keadilan bagi pelaku dan korban.
“Ya kalau memang sudah damai nanti tergantung penyidik apakah kasusnya tetap lanjut atau tidak, kita tunggu saja,” ucap Argo.
Sementara menanggapi wacana Fransiska yang berniat untuk kembali melaporkan Sandi dengan kasus yang sama, Argo enggan berkomentar banyak. Menurutnya saat ini, pihaknya akan fokus memeriksa kebenaran dari pencabutan laporan itu.
“Kita cek dulu laporannya apakah sudah dicabut dan damai atau belum,” pungkas Argo.
Fransiska sempat melaporkan Andreas dan Sandi sebanyak tiga kali. Dua di antaranya dilayangkan pada Maret 2017 dan Januari 2018. Saat dikonfirmasi, Fransiska yang merupakan mantan istri pengusaha Edward S Soeryadjaya, melaporkan Andreas dan Sandi karena diberikan kuasa oleh Direktur PT Japirex, Djoni Hidayat.
Sandi dan Andreas dituding menjual tanah seluas 3.000 meter persegi di Jalan Raya Curug, Tangerang yang diklaim milik Djoni. Menurut Fransiska, baik Andreas dan Sandi tidak pernah melakukan perjanjian dengan Djoni tentang penjualan itu. Atas dasar itu, Andreas ditetapkan sebagai tersangka.
Sementara Sandi sendiri masih berstatus sebagai saksi dalam kasus ini. Sejauh ini, ia sudah tiga kali menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ia menegaskan tidak terlibat dalam penggelapan tanah itu.
kum

LEAVE A REPLY