Biaya Pengesahan STNK Kini Dihapuskan

0
336
ilustrasi

Nawacita.co – Mahkamah Agung (MA) mencabut sebagian peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 yang menaikkan tarif STNK dan BPKB.

Untuk itu, masyarakat kini sudah tidak perlu membayar biaya pengesahan STNK setiap tahun, dimana biasanya pengesahan STNK roda dua atau roda tiga dikenakan tarif Rp 25.000 per pengesahan per tahun. Sementara untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih sebelumnya dikenakan tarif Rp 50.000 per pengesahan per tahun.

Kanit Regident Sat Lantas Polres Bone, Muhammad Tang saat dikonfirmasi terkait penghapusan biaya tersebut membenarkan dan mulai berlaku pertanggal 14 Maret kemarin.

“Iya sudah tidak ada lagi biaya pengesahan STNK yang harus dibayar masyarakat setiap tahun,” ungkap IPTU Muhammad Tang.

Muhammad Tang menyebutkan, bahwa penghapusan biaya pengesahan STNK tahunan ini sebagai tindak lanjut dari putusan MA yang mencabut lampiran Nomor E angka 1 dan 2 PP Nomor 60/2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Polri.

“Ini merupakan tindak lanjut putusan MA yang mencabut sebagian PP Nomor 60 Tahun 2016,” lanjutnya.

Sementara itu, Untuk pajak Kendaraan (PKB) dan Sumbangan Wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ), serta denda keterlambatan tetap wajib dibayar masyarakat.

“Iye yang dihapus PNBP untukt Roda 4 dan Roda 2 , PKB, dan SWDKLLJ tetap, serta denda ranmor terlambat,” kuncinya.

inikata*

LEAVE A REPLY