Setya Novanto Diminta Mundur dari Ketum Partai Demi Elektabilitas

0
315
Yorrys Raweyai Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Korbid Polhukam) partai Golkar.
Yorrys Raweyai Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Korbid Polhukam) partai Golkar.

Nawacita – Yorrys Raweyai Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Korbid Polhukam) partai Golkar mengatakan kalau dalam. Rapat harian beberapa hari lalu memang muncul usulan agar Setya Novanto mundur dari posisi Ketua Umum Partai.

Ini penting, kata Yorrys, agar Novanto bisa konsentrasi terhadap kasus hukumnya dan terhadap sakit yang dideritanya saat ini.

Menurut dia, usulan yang mencuat dalam rapat harian tersebut akan ditindaklanjuti oleh Sekjen dan Ketua Harian yang akan disampaikan langsung ke Setya Novanto.

“Kita belum tahu (hasilnya). ya memang kemarin diputuskan bahwa Sekjen dan ketua harian yang akan menyampaikan ke Novanto,” ujar Yorrys dalam jumpa pers di daerah Jakarta Pusat, Rabu (27/9/2017).

Menurut dia, sikap Novanto yang ditunggu ini tidak harus menunggu proses hukumnya terlebih dulu, karena saat ini, partai lebih memikirkan proses politiknya yaitu masa depan partai Golkar.

“Kita tidak berbicara pada proses itu atau proses hukum. Ini proses politik yang harus kita lakukan. Jadi kita tidak harus menunggu proses hukum segala macam, tapi kita berfikir sekarang ini apa langkah strategis untuk menyelamatkan atau membangun elektabilitas partai ini ke depan,” kata dia.

Yorrys mengatakan kalau sejak muncul kasus KTP-el, dan Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka, kemudian berlanjut Operasi Tangkap Tangan (OTT) serta penangkapan-penangkapan terhadap kader-kader Partai Golkar, mengakibatkan elektabilitas partai jadi menurun.

Untuk itu, kata Yorrys, komunikasi-komunikasi di tubuh partai Golkar terus dilakukan, termasuk telah menyiapkan opsi-opsi politik untuk menyelamatkan partai.

“Saya pikir itu pasti ada, artinya ada opsi satu, opsi dua. Sekarang ini kita sudah melakukan komunikasi dari waktu ke waktu yang kemudian akan kita formalkan, tetapi kurang elok saya sampaikan karena ini merupakan strategi tetapi akan segera kita lakukan apalagi menuju Rakernas atau Rapimnas pada 20 Oktober 2017,” kata Yorrys.

ssby

LEAVE A REPLY