Kado Hari Jadi Jatim, Gubernur Buka Pameran Buku ‘Big Bad Wolf’

0
243
Gubernur Jatim Soekarwo
Gubernur Jatim Soekarwo

Surabaya, Nawacita– Gubernur Jatim Soekarwo membuka Pameran Buku Nasional bertajuk ‘Big Bad Wolf Books Fair 2017’ di JX International Surabaya, Rabu (27/9/2017). Pameran ini digelar dalam rangka Hari Jadi Jatim ke-72 yang jatuh pada 12 Oktober nanti.

Pakde memberikan apresiasi positif digelarnya pameran buku nasional itu. Masyarakat Jatim sangat berterima kasih karena ada peran ideologis dan literasi luar biasa.

“Pameran ini hanya digelar 12 hari. Meski dibuka nonstop 24 jam, saya rasa masih kurang lama. Suara rakyat Jawa Timur terlalu singkat katanya. Saya sangat memberi apresiasi positif dengan even ini. Harus dipertahankan,” tegasnya.

Menurut Pakde, dengan penyelenggaraan pameran buku, maka di situlah ada peran ideologis sekaligus jadi literasi positif bagi masyarakat Jatim, khususnya yang akan mampu menggerakkan semangat dan minat baca masyarakat.

“Ini adalah wisata edukasi yang luar biasa manfaatnya. Masyarakat akan mempunyai nilai tambah dan manfaat yang tinggi. Tadi saya tanya ke siswa-siswa yang datang ke pameran, mereka bilang harganya murah dan buku bagus-bagus. Luar biasa sambutannya. Saya kira terlalu siangkat pamerannya,” ujarnya.

Presiden Direktur PT Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi selaku penyelenggara mengatakan, pameran buku di Jatim merupakan yang kedua kalinya di Surabaya. Pameran dibuka selama 24 jam bagi masyarakat umum mulai 28 September hingga 9 Oktober atau buka selama 280 jam nonstop.

Big Bad Wolf (BBW) selaku penyelenggara telah menyediakan 2,5 juta buku dan memberikan diskon cukup besar yakni 60-80 persen untuk semua kategori buku. Selain itu, BBW juga memberikan voucher Rp 300 ribu untuk 300 ponpes dan sekolah di Jawa Timur.

“Kami bangga dapat bergabung dengan pemprov Jatim dalam perayaan ulang tahun provinsi. Sejalan dengan misi kami turut mencerdaskan bangsa, BBW turut berperan aktif dalam mendukung usaha pemerintah meningkatkan literasi khususnya di Jawa Timur,” tuturnya.

Di Jatim, menurut Uli, peningkatan literasi telah tampak nyata dengan banyaknya jumlah perpustakaan yang terakreditasi secara nasional, bahkan sebanyak 3.441 desa/kelurahan di Jatim telah memiliki perpustakaan. Majunya infrastruktur literasi ini harus dibarengi dengan peningkatan ragam dan kualitas bukunya. Karena itu, adanya Big Bad Wolf Books Fair 2017 merupakan wujud jawaban untuk memenuhi tantangan itu.

Seperti diketahui, selain pameran buku, kegiatan lain yang digelar dalam rangka Hari Jadi Jatim tahun 2017 yakni, Turnamen Futsal Piala Gubernur Jatim antarpokja wartawan, Jatim Fair pada 5-15 Oktober di Grand City Surabaya, olahraga persahabatan Forkopimda Jatim pada 4 Oktober di Jalan Pahlawan, bakti sosial pada 7 Oktober di Islamic Center, tasyakuran Hari Jadi pada 11 Oktober di Grahadi, upacara Hari Jadi Jatim pada 12 Oktober di Grahadi, sidang paripurna pada 12 Oktober di DPRD Jatim dan pasar seni lukis pada 13 Oktober di JX Internasional.

Selain itu, ada jalan sehat pada 15 Oktober di Grahadi, lomba burung berkicau pada 22 Oktober di Lapangan Ubaya, fun bike pada 22 Oktober di Grahadi, wayang kulit pada 27 Oktober di Jl Pahlawan, parade barong dan seni tradisional pada 21 Oktober di Makodam Brawijaya, festival sapi sonok pada 28 Oktober di Pamekasan, kerapan sapi pada 29 Oktober di Pamekasan. Pemprov juga memberikan bantuan dana sebesar Rp 50 juta untuk Kab/kota untuk kegiatan upacara bendera serta kegiatan kemasyarakatan lainnya yang bermanfaat sesuai kearifan lokal daerah masing-masing.

bj

LEAVE A REPLY