Tuesday, May 19, 2026

Dispendik Surabaya Pastikan Seluruh Lulusan SD Tertampung di SMP, Jalur Prestasi Kini Sertakan TKA

Dispendik Surabaya Pastikan Seluruh Lulusan SD Tertampung di SMP, Jalur Prestasi Kini Sertakan TKA

Surabaya, Nawacita – Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, memastikan seluruh lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kota Surabaya dipastikan tertampung dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP tahun 2026.

Febrina menyebut, secara prinsip mekanisme penerimaan siswa baru tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya. Perubahan utama hanya terdapat pada jalur prestasi yang kini memasukkan Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai salah satu komponen penilaian.

“Secara prinsip masih sama seperti tahun lalu. Yang berubah hanya satu, yaitu jalur prestasi kita sisipkan TKA kemarin. Itu masuk jalur prestasi. Yang lainnya sama,” ujar Febrina, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, jumlah lulusan SD di Surabaya tahun ini mencapai sekitar 42 ribu siswa. Dari jumlah tersebut, sekitar 17 ribu siswa akan tertampung di SMP negeri, sementara sisanya akan masuk ke sekolah swasta. Menurutnya, komposisi tersebut telah diperhitungkan sesuai kapasitas sarana pendidikan yang tersedia di Surabaya.

“Insyaallah secara jumlah proporsi negeri dan swasta sudah kami hitung, itu sudah masuk semua, tertampung. Logikanya memang tidak ada anak-anak Surabaya lulusan sekarang yang tidak sekolah,” katanya.

Meski demikian, Febrina mengakui masih ada pekerjaan rumah terkait anak-anak yang tidak konsisten mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

“Meskipun PR kita masih banyak untuk mencari di lapangan sana yang ternyata sekolah masuk dua hari, tiga hari libur, masuk seminggu lalu sepuluh hari libur. Itu masih ada warna seperti itu yang harus sama-sama kita perangi,” ungkapnya.

Terkait sekolah swasta, Febrina memastikan pemerintah tetap memberikan perhatian melalui jalur afirmasi bagi keluarga kurang mampu. Ia menegaskan, jalur afirmasi dapat digunakan baik di sekolah negeri maupun swasta.

“Swasta memang ada jalur afirmasi. Karena afirmasi itu yang harus kita selamatkan sebagai warga masyarakat yang ekonominya belum baik-baik saja, yang masih masuk perhitungan desil dari Dinas Sosial,” jelasnya.

Febrina mengatakan Dinas Pendidikan Surabaya telah melakukan berbagai evaluasi terhadap sistem penerimaan tahun lalu, termasuk mengantisipasi potensi gangguan aplikasi.

“Hari ini start itu kita ready for use. Semua evaluasi yang tahun lalu terjadi, kita coba rapikan semuanya,” katanya.

Untuk membantu masyarakat, Dispendik juga membuka posko layanan di seluruh sekolah serta di kantor Dinas Pendidikan Surabaya.

“Kalau ada kesulitan, masyarakat bisa ke posko sekolah masing-masing atau ke Dinas Pendidikan. Kita fasilitasi semuanya,” ujarnya.

Ia berharap media dan masyarakat ikut mengawal proses penerimaan siswa baru agar berjalan lancar dan transparan.

Dalam pelaksanaannya, jalur domisili dibagi menjadi dua kategori, yakni domisili 1 dan domisili 2. Febrina menjelaskan, domisili 1 diperuntukkan bagi calon siswa yang rumahnya dekat dengan sekolah tujuan. Sementara domisili 2 ditujukan bagi siswa yang masih berada dalam lingkup wilayah kelurahan sekolah meski jaraknya lebih jauh.

“Kalau domisili 1, orang tua harus melihat jaraknya. Kalau merasa rumahnya dekat sekolah, bisa ikut kompetisi di domisili 1. Sedangkan domisili 2 untuk yang masih satu wilayah kelurahan sekolah,” terangnya.

Dispendik juga menyediakan posko bantuan bagi orang tua yang mengalami kesulitan dalam mengecek jarak domisili secara daring.

Untuk jadwal pendaftaran, Febrina menjelaskan proses SPMB dilakukan secara bertahap, dimulai dari jenjang SD lebih dahulu sebelum SMP.

“SD kita selesaikan dulu semuanya, baru kemudian SMP. Jadi orang tua yang punya dua anak bisa menyelesaikan satu per satu,” jelasnya.

Selain itu, Dispendik juga memfasilitasi jalur mutasi bagi siswa dari luar daerah yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya. Persyaratannya cukup dengan surat keterangan dari kantor tempat orang tua bekerja tanpa memerlukan rekomendasi dari Dinas Pendidikan daerah asal.

“Cukup surat dari kantor bahwa orang tua memang bekerja di Surabaya. Nanti kita verifikasi,” pungkasnya.

Masyarakat bisa mengakses langsung informasi SPMB Pemkot Surabaya melalui website https://spmb.surabaya.go.id/ baik untuk jenjang TK, SD, ataupun SMP.

Reporter : Rovallgio

- Advertisement -
Previous article
RELATED ARTICLES

Terbaru