Kejari Kota Batu Kecipratan Uang Pungli?

0
388
Kepala Bidang Operasi Satgas Saber Pungli Pusat, Brigjen Pol Widianto Poesoko
Kepala Bidang Operasi Satgas Saber Pungli Pusat, Brigjen Pol Widianto Poesoko

Malang, NawacitaKepala Bidang Operasi Satgas Saber Pungli Pusat, Brigjen Pol Widianto Poesoko mengatakan setelah mendapat laporan dugaan pemerasaan dari masyarakat tim Satgas Saber Pungli Pusat langsung melakukan pengecekan terhadap laporan yang masuk.

Laporan yang masuk lebih kepada dugaan pemerasaan yang dilakukan pejabat Pemkot Batu dari Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Batu kepada salah satu kontraktor proyek pembangunan.

“Kami melakukan pemeriksaan, dan ngecek ternyata benar kita akhirnya melakukan OTT tempat di Malang. Laporannya lebih kepada pemerasan, korbannya salah satu kontraktor lebih dari satu proyek pengakuannya dimintai pungli sebanyak 18 kali,” kata Widianto, Jumat, (25/8/2017).

Widianto tidak menyebut pasti nama tersangka dan proyek apa saja yang termasuk dalam dugaan pemerasaan. Berdasarkan informasi yang beredar, pemerasan dilakukan kepada PT Gunadharma Anugerahjaya.

Dalam selebaran yang beredar PT Gunadharma Anugerahjaya menyerahkan dana ke beberapa instansi. Di antaranya Kejari Kota Batu sebesar Rp300 juta, DPRD Kota Batu sebesar Rp50 juta dan ke beberapa instansi lainnya.

“Proyeknya apa saja masih diselidiki. Dugaan mengalir ke Wali Kota dan Kejaksaan masih belum ada laporan masih diperiksa. Ada selebaran yang keluar tapi itu masih dicek karena itu kan bisa dibikin-bikin,” imbuh Widianto.

Widianto menyebut tiga pejabat dari Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Batu saat ini masih berstatus sebagai saksi. Pemeriksaan saksi-saksi akan dilakukan kepada pejabat Pemkot Batu dan beberapa pihak swasta.

“Ketiga orang ini pegawai, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanian Kota Batu, masih sebagai saksi. Masih memeriksa terduga-terduga, sedang didalami. Pihak swasta sedang dimintai keterangan ada dari Pemkot juga,” tandas Widianto.

bj

LEAVE A REPLY