KEK Maratua Masuk Cluster Pertama Wabup Paparan didepan Dewan Nasional KEK

0
411

TANJUNG REDEB, NAWACITA – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kabupaten Berau yang direncanakan di Pulau Maratua mendapat dukungan dari pemerintah pusat. KEK Maratua bahkan dimasukkan dalam cluster pertama untuk dapat segera diwujudkan.

Hal itu disampaikan Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Pariwisata Alam dan Buatan Kementerian Pariwisata, Azwir Malaon, diacara workshop Penguatan Kemitraan Jejaring KEK, yang digelar di Bali, kemarin (1/3).

Bersama dengan 13 kabupaten dan kota yang juga siap membentuk KEK pariwisata. Wakil Bupati Berau, memaparkan potensi pariwisata bahari Bumi Batiwakkal, serta progres kemajuan usulan penetapan KEK di Pulau Maratua, pulau wisata yang juga salah satu pulau terluar di Kabupaten Berau.

Tidak hanya dihadiri jajaran Kementerian Pariwisata, namun Wabup juga memberikan paparan wisata Berau didepan Dewan Nasional KEK, yang dipimpin sekretaris dewan nasional KEK, Eno Suharto Pranoto.

Dalam paparannya, Wakil Bupati Agus Tantomo, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Mappasikra Mappaseleng, menyampaikan Pemkab Berau bersama perusahaan konsorsium yang siap mengembangkan kawasan ekonomi khusus pariwisata ini telah dan terus memenuhi persyaratan yang ditetapkan sesuai dengan progres yang ditetapkan.

Agus Tantomo juga memaparkan dukungan infrastruktur di Pulau Maratua yang sudah terbangun, mulai dari pelabuhan laut, jalan penghubung antar kampung, maupun bandara udara yang kini telah didatari pesawat jenis ATR 72 seri 500/600.

Penetapan kawasan KEK pariwisata bahari Pulau Maratua diyakini akan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, tidak hanya Kabupaten Berau namun juga secara nasional. Penetapan ini juga sebagai wujud mendorong pembangunan dari pinggiran.

Sekretaris Dewan Nasional KEK Eno Suharto Pranoto, dalam arahannya menyampaikan, KEK merupakan salah satu model dalam upaya pengembangan pariwisata. Dari beberapa daerah yang telah menyampaikan presentasi menurutnya menggambarkan kesiapan yang bervariasi, sehingga hal ini juga perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan fasilitas dan dukungan yang diberikan.

Untuk itu ia meminta ada penetapan clustring daerah mana yang diutamakan bagi daerah yang benar-benar siap dalam mengusulkan KEK. “Kita akan melihat fasilitasinya seperti apa yang diberikan sesuai dengan kesiapan dari setiap daerah,” ungkapnya.

Sementara Asdep Pengembangan pariwisata Buatan dan Alam, Azwir Malaon menyampaikan, dari 14 daerah yang masuk dalam usulan penetapan KEK, ditetapkan 4 empat kelompok untuk mengejar apa yang diminta dewan nasional KEK dalam kurun tiga tahun kedepan.

Dimana cluster pertama terdiri dari empat daerah, yang salah satunya KEK Maratua dari Kabupaten Berau. Dikelompok pertama ini Maratua bersama Sungailiat Bangka, Malang dan Trenggalek. “Jadi ini didalam satu cluster sehingga nanti akan ada pertemuan dan pembahasan lebih lanjut lagi,” ungkapnya.

Berada dikelompok pertama, Wakil Bupati Agus Tantomo menegaskan Pemkab Berau siap memberikan dukungan penuh kepada perusahaan konsorsium yaitu PT Berau Coal, PT Mitra Kaltim Resources Indonesia dan PT Trimitra Wisesa Abadi, yang telah siap mengembangkan pariwisata dikawasan ekonomi khusus Maratua. Untuk itu Agus meminta seluruh stakeholder terkait untuk dapat bersama-sama membangun komitmen mewujudkan KEK pariwisata Kabupaten Berau.

sumber : prokal.co

LEAVE A REPLY