Komisi C DPRD Bojonegoro Minta Komitmen Disdik Tuntaskan Rehab Sekolah
Bojonegoro, Nawacita – Komisi C DPRD Bojonegoro menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro di ruang komisi, Senin (18/5/2026). Pertemuan tersebut membahas progres pelaksanaan program pendidikan tahun 2026, mulai dari serapan anggaran, pembangunan infrastruktur sekolah, hingga proses Pendaftaran Murid Baru (PMB).
Rapat dipimpin Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, dan dihadiri jajaran anggota komisi serta Sekretaris Dinas Pendidikan bersama seluruh kepala bidang. Salah satu yang disorot adalah kondisi ruang kelas sekolah SD dan SMP yang masih banyak butuh rehab. Komisi C meminta komitmen dari Disdik untuk menyelesaikan PR tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, memaparkan sejumlah capaian dan progres program pendidikan tahun ini. Terkait rehab, pihaknya komitmen untuk bisa diselesaikan tahun 2029.
“Di tahapan PMB masih tahap pemenuhan pagu, sisanya 5 persen dari prestasi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Nanti kami akan rapat dengan kepala sekolah yang belum terpenuhi pagunya untuk mencari solusi bersama,” ujar Anwar Mukhtadlo.
Dalam rapat tersebut, Komisi C mencatat lima poin penting hasil pembahasan bersama Dinas Pendidikan. Pertama, hingga 18 Mei 2026, serapan anggaran belanja Dinas Pendidikan telah mencapai 26,24 persen.
Kedua, program prioritas pendidikan yang selaras dengan visi dan misi kepala daerah disebut masih dalam tahap review dan progres pelaksanaan.
Selain itu, persoalan sarana dan prasarana pendidikan juga menjadi perhatian. DPRD menyoroti masih banyaknya kebutuhan rehabilitasi sekolah yang belum terselesaikan.
“Disdik masih mempunyai pekerjaan rumah untuk rehab sekolah, dan berkomitmen akan diselesaikan pada tahun 2029,” kata Ahmad Supriyanto.
Komisi C juga meminta update kondisi infrastruktur di SMP, sehingga baik SD dan SMP pembangunannya sama-sama berjalan di sejumlah wilayah Bojonegoro.
Sementara itu, Program Bantuan Operasional Satuan Pendidikan Daerah (BOSDA) disebut sudah memasuki tahap progres pelaksanaan dan terus dipantau agar berjalan sesuai target.
Reporter: Parto Sasmito

