Perkuat Pengelolaan Organisasi, PWI Bojonegoro Studi Banding dan Raker di Malang
Bojonegoro, Nawacita – Pengurus organisasi profesi yang konstituen Dewan Pers, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)Bojonegoro memperkuat pengelolaan organisasi dengan melakukan studi banding, dan rapat kerja (raker) di Malang, Jumat-Minggu (8-10/5/2026).
Studi banding dilaksanakan dengan kunjungan di PWI Malang Raya, yang membawai kota dan kabupaten. Rombongan disambut hangat oleh pengurus, dan berbagai pengalaman serta ilmu dalam mengelola organisasi yang baik, solid, dan memberikan kesejahteraan bagi anggotanya.

“Kuncinya adalah kompak dalam setiap kegiatan, dan transparansi dalam pengelolaan anggaran,” ujar Ketua PWI Malang Raya, Cahyono.
Kurang lebih dalam 12 tahun masa pengelolaan organisasi, PWI Malang Raya sudah memiliki aset kantor milik organisasi, dan satu unit ambulance sebagai bagian dari kepedulian dan respons cepat terhadap kondisi darurat di masyarakat.
Selain itu, dalam mengatasi permasalahan banyaknya oknum yang mengatasnamakan wartawan yang tidak mempunyai kompetensi, dan meresahkan masyarakat, PWI Malang Raya menjadi inisiator terbentuknya Perbup yang mengakomodir wartawan profesional dan perusahaan pers sudah terdaftar di Dewan Pers.
“Karena permasalahannya sama hampir di semua tempat. PWI Malang Raya yang menginisiasi terbitnya Perbup. Sehingga pemerintah, OPD, hingga tingkat desa tidak takut menghadapi oknum wartawan, karena dasar hukum dan personalnya sudah jelas,” ulas Cahyono.
Untuk kesejahteraan anggota, PWI Malang Raya mempunyai bidang usaha, serta membantu membantu para pelaku UMKM. Tak hanya itu, keuntungan dalam setiap kegiatan, ada pembagian yang jelas antara yang mendapatkan sponsorhip, masuk kas organisasi, dan bagian untuk semua anggota tanpa terkecuali. “Sehingga semua mempunyai rasa memiliki organisasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro mengaku mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman dalam kunjungan studi banding di PWI Malang Raya ini.
“Luar biasa program-program dan usaha yang dijalankan PWI Malang Raya ini. Apa yang sudah kia dapatkan di sini, akan menjadi masukan dalam penyusunan rapat kerja, dan kita realisasikan di Kabupaten Bojonegoro,” kata Sasmito.
Usai studi banding di PWI Malang Raya, PWI Bojonegoro melanjutkan agenda di Batu, yakni Rapat Kerja (Raker) untuk pelaksanaan organisasi selama periode 2025-2028. Dalam raker, masing-masing bidang organisasi menyampaikan rencana program kerja, dan dibedah bersama agar lebih maksimal dalam realisasinya di masa mendatang. Draft program kerja, nantinya akan digodok lagi, dan dijadikan buku, untuk bisa dilaksanakan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang selama satu periode kepengurusan.

Suksesnya pelaksanaan studi banding dan rapat kerja PWI Bojonegoro, tak lepas dari dukungan berbagai pihak, yakni ExxonMobil Cepu Limited, PT Pertamina EP Cepu, PT Pertamina EP Sukowati Field, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), Perumda Tirta Buana, dan UNIGORO.
Reporter: Parto Sasmito

