Friday, May 8, 2026

Pink Salt Sedang Tren, Apakah Benar Lebih Sehat dari Garam Putih?

Pink Salt Sedang Tren, Apakah Benar Lebih Sehat dari Garam Putih?

Jakarta, Nawacita | Garam dapur jadi salah satu bahan penting dalam makanan sehari-hari. Tapi mana yang lebih sehat, garam pink atau putih? Berikut tanggapan ahli kesehatan.

Selain memberi rasa dan penyedap pada makanan, garam juga berperan dalam menjaga keseimbangan cairan, fungsi saraf, hingga kontraksi otot.

Belakangan ini penggunaan garam merah muda atau dikenal dengan nama pink salt Himalaya yang kerap dianggap lebih sehat dibandingkan garam putih. Padahal, keduanya memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai sumber natrium klorida. Perbedaan ini kemudian memunculkan pertanyaan, apakah garam pink benar-benar baik untuk kesehatan?

Secara umum, pink salt merupakan produk garam mineral berwarna merah muda yang ditambang dari Tambang Garam Khewra di Pakistan. Warna uniknya berasal dari kandungan zat besi dan mineral alami seperti kalsium, magnesium, dan kalium, serta sering dianggap lebih sehat karena memiliki kadar natrium sedikit lebih rendah daripada garam dapur biasa.

Baca Juga: Mandi Air Garam Ternyata Punya 7 Manfaat Penting untuk Kesehatan

Dilansir dari NDTV Food (06/05/2026), ternyata klaim yang menyebut garam pink lebih sehat sebenarnya tidak didukung penelitian yang kuat.

Sebagian besar manfaat yang disebutkan merupakan fungsi dasar natrium klorida, yang juga dimiliki oleh semua jenis garam. Menurut ahli gizi Dajmeet, perlu pertimbangan besar jika ingin sepenuhnya mengganti garam putih dengan garam pink.

“Sejak banyak orang mengganti penggunaan garam putih dengan garam pink, masalah tiroid meningkat. Garam putih mengandung yodium yang sangat penting untuk fungsi tiroid,” jelasnya.

Hal ini karena garam putih mengandung yodium yang penting untuk fungsi kelenjar tiroid dan mencegah gangguan seperti gondok. Yodium sendiri merupakan nutrisi esensial yang tidak bisa diproduksi tubuh, sehingga harus dipenuhi dari asupan harian.

Baca Juga: Tips Sehat: Kurangi Garam untuk Mencegah Kekambuhan Eksim

Selan itu natrium dalam garam dapat menjaga keseimbangan cairan tubuh, mendukung fungsi saraf, serta mengatur kontraksi otot. Asupan ini juga penting untuk membantu mencegah kram, terutama pada orang yang aktif berolahraga.

Sementara itu, garam pink mengandung hingga 84 mineral tambahan, seperti kalium, kalsium, hingga mineral jejak lainnya. Namun, jumlahnya sangat kecil sehingga tidak memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. Bahkan, jika ingin memenuhi kebutuhan kalium harian hanya dari garam pink, seseorang perlu mengonsumsinya dalam jumlah yang sangat besar.

Meski begitu, garam pink tetap bisa digunakan sebagai alternatif, terutama bagi yang ingin menghindari bahan tambahan pada garam biasa.

Penggunaan garam pink ini hanya disarankan sebagai taburan, bukan pengganti garam dapur. Jika ingin menggunakan garam pink, penting untuk memastikan asupan yodium tetap terpenuhi dari sumber lain, seperti rumput laut, produk susu, atau ikan.

Tak hanya dari segi manfaat, harga garam pink di pasaran umumnya lebih mahal dibandingkan garam putih, sehingga lebih ekonomis jika menggunakan garam putih untuk kebutuhan masak sehari-hari. dtk

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Terbaru