Wednesday, April 29, 2026

Kisah Sarmi, Jemaah Tertua yang Menaklukkan Batas Usia

Kisah Sarmi, Jemaah Tertua yang Menaklukkan Batas Usia

SURABAYA, Nawacita – Di tengah ribuan jemaah haji yang bersiap berangkat, sosok Sarmi Subari Rasyid mencuri perhatian. Di usia 90 tahun, warga Kabupaten Madiun ini tercatat sebagai jemaah tertua di Kloter 24 Embarkasi Surabaya.

Usia tak membuatnya berhenti aktif. Di kampung, Sarmi masih rutin berkegiatan, bahkan membantu pekerjaan di kebun. Kebiasaan sederhana seperti minum kopi pun tetap dijaga—bukan sekadar selera, tapi bagian dari ritme hidup yang membuatnya tetap bugar.

“Kalau tidak minum kopi, malah pusing,” ujar keluarganya.

Perjalanan menuju Tanah Suci bukan cerita singkat. Sarmi mendaftar haji sekitar lima tahun lalu, dengan niat awal berangkat bersama sang suami. Namun takdir berkata lain, ia kini berangkat dengan pendampingan anaknya.

Baca Juga: 9.111 Jemaah Haji Berangkat di Hari ke-8, Proses Lancar namun Kursi Kosong Bertambah

Anak keenam nya, Wiwik Hariningsih (48), menjadi sosok penting di balik keberangkatan ini. Dukungan keluarga, termasuk dari hasil jerih payah dan tabungan masa pensiun sang suami, menjadi penopang utama.

Lahir sebelum Indonesia merdeka, Sarmi adalah saksi hidup perjalanan panjang negeri ini. Dari masa penjajahan hingga era modern, kini ia menapaki babak baru: memenuhi panggilan ibadah haji.

(Alus)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Terbaru